JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Akhirnya Polisi Ungkap Petunjuk Pelaku Pembobolan Mall Luwes Sragen. Sangat Paham Kondisi Mall, Gondol Motor Manajer Untuk Kabur 

Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan saat memimpin olah TKP. Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan saat memimpin olah TKP. Foto/Wardoyo

SRAGEN- Polres Sragen terus mengintensifkan penyelidikan kasus pembobolan Mall Luwes di Jl. Raya Sukowati No.386, Dusun Kebayanan Sragen Manggis, Sragen Wetan, Kamis (31/1/2019) dinihari.

Hasil pendataan, pelaku diperkrakan menggondol uang di dalam brankas senilai hampir  Rp 1 Miliar.

“Jumlah pastinya memang kami belum bisa menyampaikan, karena masih dihitung korban. Kalau satu miliar kayaknya ada,” ungkap Kasatreskrim Polres Sragen AKP Harno, mewakili Kapolres AKBP Yimmy Kurniawan di Mapolres, Kamis (31/1/2019).

Baca Juga :  Bos Galian C Asal Karanganyar Afri Ditangkap, Komnas Perlindungan Anak Sragen Sampaikan Apresiasi. Kapolres Sebut Kasus Kubangan Maut Tewaskan 2 Bocah Jadi Sorotan Publik!

Selain uang tunai yang digondol pencuri, korban juga kehilangan sepeda motor jenis Honda Revo. Kendaraan bermotor berplat nomor AD Sragen itu diduga dibawa kabur pencuri.

“Selain uang, sepeda motor Revo juga hilang. Dimungkinkan ini dibawa pelaku untuk melarikan diri,” terang AKP Harno.

Dijelaskan kejadian kali pertama diketahui sekitar pukul 05.00 WIB. Saat itu warga sekitar mengetahui pintu garasi di parkir basement tersebut terbuka. Sementara penjaga malam masih tidur.

Baca Juga :  Golkar Resmi Serahkan Rekom ke Yuni-Suroto, PDIP Segera Siapkan Deklarasi Parpol Koalisi. Isyaratkan Bakal Daftar ke KPU Tanggal Ini!

“Kejadian diketahui pukul 05.00 WIB. Warga melihat pintu garasi toko terbuka. Sepertinya pelaku sudah sangat paham kondisi toko,” ungkapnya.

Pencuri menggondol uang hasil penjualan setelah berhasil membobol brankas yang berukuran sekitar 2 meter. Pelaku membuat lubang berukuran 20X20 CM dengan cara di gergaji.

“Kami masih mendalami motif pelaku. Personil kami juga sedang memeriksa saksi-saksi, termasuk identifikasi di TKP (tempat kejadian perkara). Karena CCTV juga mati, saat lampu toko dimatikan,” pungkasnya. Wardoyo