loading...
Loading...
Petugas di Bangsal Anggrek RSUD Sragen saat memeriksa salah satu pasien anak yang terdiagnose DB Rabu (16/1/2019). Foto/Wardoyo

SRAGEN – Laporan kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Sragen terus mengalami peningkatan. Sampai saat ini jumlah laporan kasus DBD sudah mencapai lebih dari 780 laporan.

Namun data terbaru yang dilansir Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK), ternyata jumlah pasien positif DBD setelah diverifikasi, tak lebih dari 30 persen.

Data itu terungkap setelah dilakukan pengecekan menggunakan Diferensial Diagnosa (DD) elektronik terhadap laporan suspect DBD yang masuk ke DKK.

Baca Juga :  Kawal Gerakan Perang Money Politik, Polres Sragen Kerahkan 264 Babin. Kapolres: Tidak Ada Satupun Babin Yang Tak Tahu Tugas Pokoknya! 

Kepala DKK Sragen, Hargiyanto melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Agus Sudarmanto mengungkapkan selama ini jumlah laporan dugaan kasus DBD yang masuk memang cukup banyak. Ada yang dari Puskesmas, maupun warga langsung.

“Akan tetapi, setiap laporan langsung kami lakukan screening atau pengecekan menggunakan DD elektronik. Dan hasilnya tidak sebanyak dari yang dilaporkan,” ungkap Agus Sudarmanto Sabtu (9/2/2019).

Agus menguraikan dari hasil pengecekan ulang menggunakan DD elektronik, jumlah korban DBD yang dinyatakan positif sebanyak 288 orang. Sedangkan laporan yang masuk sudah mencapai lebih dari 780 laporan.

Baca Juga :  Calhaj Termuda Sragen Diketahui Berasal dari Tanon. Yang Tertua Berusia 93 Tahun Asal Kalijambe

“Yang positif ya sekitar 30 persen saja dari laporan yang masuk,” imbuhnya.

Ia menyebut ratusan kasus itu memang menyebar di 20 kecamatan. Namun dari 20 kecamatan di Sragen, ada lima kecamatan dengan jumlah DBD terbanyak.

Diantaranya, Kecamatan Mondokan, Tangen, Sumberlawang, Gemolong, Kecamatan Sragen. Sementara jumlah korban meninggal akibat DBD masih tercatat stagnan di angka 3 orang yang terjadi pada bulan Januari 2019.

Baca Juga :  Kekeringan Sragen Viral di Medsos, Koalisi Alumni 82 SMPN 1 Gemolong  Langsung Tergerak Bantu 20 Tangki Air Bersih. Disalurkan di Desa Terpencil dan Diserbu Warga

Untuk menekan peningkatan penyebaran DBD, DKK Sragen terus menggalakkan program pemberantasan sarang nyamuk (PSN). “Upaya pemberantasan sarang nyamuk terus kami tingkatkan. Dan PSN ini juga kualitasnya ditingkatkan, tidak hanya sekadar pemberantasan sarang nyamuk saja,” ucapnya. Wardoyo

 

Iklan
Loading...