JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Ditinggal Ekstra Kurikuler, Motor di Parkiran Langsung Amblas Disikat Maling

Ilustrasi | joglosemarnews.com
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Ilustrasi | JOGLOSEMARNEWS.COM

PEKALONGAN,JOGLOSEMARNEWS.COM – Tim Reskrim Polsek Wiradesa, Polres Pekalongan sukses mengungkap sekaligus menangkap pelaku pencurian sepeda motor berikut mengamankan barangbuktinya.

Aksi pencurian sepeda motor itu sendiri terjadi di lingkungan SMP Muhammadiyah Pencongan Desa Bener Kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan, Selasa (19/2/2019).

Saat itu korban yang bernama Wisnu (20) tahun yang merupakan warga Desa Sembung, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, memarkirkan sepeda motor Honda Beat Street G 5306 VT. Motor diparkir dengan posisi menghadap ke utara dalam keadaan terkunci stang dan kunci kontak di simpan di saku celana sebelah kiri.

Baca Juga :  Sidak Limbah Bengawan Solo, Gubernur Ganjar Kaget Temukan Pipa Siluman dan Bangkai Babi Mengambang di Wilayah Karanganyar!

Setelah itu korban Wisnu langsung masuk kedalam kelas untuk membantu rekannya melatih ekstra kulikuler tari. Setelah selesai kegiatan tersebut , korban Wisnu kaget karena sepeda motornya yang sebelumnya terparkir di samping dinding Kawasan SMP Muhammadiyah Pencongan sudah tidak ada dan hilang.

Atas kejadian tersebut Wisnu mengalami kerugian sebesar Rp 15 juta. Selanjutnya ia melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Wiradesa guna pengusutan lebih lanjut.

Dilansir Tribratanews Polda Jateng, setelah menerima laporan, polisi langsung bergerak cepat dengan melakukan penyelidikan. Dan pada hari Rabu (20/2/2019), polisi mendapatkan informas tentang keberadaan barang bukti hasil pencurian tersebut yang berada di rumah Tersangka Ali alias Holak, 32 tahun didukuh Pulosari Desa Karangjompo Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan.

Baca Juga :  Lantik Pejabat, Gubernur Ganjar Terus Gelorakan Program Jogo Tonggo

Dan pada hari Kamis (21/2/2019) sekitar pukul 13.00 wib melakukan penangkapan terhadap Tersangka Ali alias Holak dirumahnya. Setelah dilakukan introgasi, Tersangka Ali mengakui bahwa sepeda motor Honda Beat Street G 5306 VT adalah miliknya.

Guna untuk penanganan lebih lanjut, polisi membawa Tersangka Ali berikut barangbukti sepeda motor ke Polsek Wirdesa. Dan apabila terbukti bersalah Tersangka akan dikenakan pasal 363 atau 480 KUHP yang ancamannya 7 tahun hukuman kurungan. Wardoyo