loading...
Loading...
Tim gabungan dari SAR dan BPBD Sragen saat melakukan pencarian korban, Kamis (7/2/2019) malam. Foto/Wardoyo

SRAGEN- Warga Plupuh digemparkan dengan hilangnya seorang warga setempat, yang diketahui nekat bunuh diri menceburkan ke sungai, Kamis (7/2/2019) petang. Korban diketahui adalah wanita muda dan dikenal sebagau janda anak satu.

Data yang dihimpun di lapangan, korban diketahui bernama Erni Ermawati (30) asal Dukuh Gedongan RT 10, Gedongan, Plupuh. Wanita muda itu diduga terjun ke Bengawan Solo dari atas jembatan gantung di Dukuh Butuh, Gedongan, Plupuh.

Aksi bunuh diri itu diketahui sekitar pukuk 17.30 WIB. Dari keterangan keluarga, korban sempat pamitan ke ibunya, Sukiyem, sekitar pukul 15.00 WIB.

Saat itu, korban pamit hendak ke rumah kakaknya Paryono (41) di Dukuh Gedongan RT 10 yang tak jauh dari rumahnya.

Baca Juga :  Bagi 1.000 Stiker Anti Korupsi, Kajari Sragen Ajak Masyarakat Mau Lapor dan Stop Membiasakan Beri Pungli! 

Namun sekitar pukul 15.00 WIB, korban dipergoki sedang berada di atas jembatan gantung oleh warga bernama Sukijan (50). Sempat terlihat tengak-tengok situasi, sedetik kemudian Erni sudah hilang dari pandangan.

Karena putrinya tak kunjung pulang, ibunya cemas dan berusaha mencari korban. Sesampai di Jembatan Butuh, warga dan ibu korban hanya menemukan sepeda ontel dan sandal yang digunakan korban.

“Benar, korban memang diduga bunuh diri dengan terjun ke sungai dari atas Jembatan Butuh. Sebelumnya korban baru pulang dari Mangunjayan seminggu lalu. Korban sudsh cerai dan punya anak satu,” ujar Sekdes Gedongan, Mulyadi, Kamis (7/2/2019) malam.

Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kapolsek Plupuh, AKP Sunarso mengatakan saat ini, korban masih dalam pencarian. Hingga malam ini berita diturunkan, tim gabungan dari BPBD, SAR, PMI Sragen hingga TNI- Polri masih berkonsentrasi melakukan penyisiran di Sungai Bengawan Solo lokasi kejadian.

Baca Juga :  Kisah Haru Perjuangan Pasutri Kakek Nenek asal Gading Tanon Pembuat Impling. Rumahnya Reyot dan Dilanda Kebutaan, Tetap Semangat Demi Lestarikan Cemilan Tradisional Khas Sragen

“Korban belum ditemukan, masih dalam pencarian oleh team BPBD, team SAR dan PMI. Korban baru pulang dari RSJ Solo empat hari lalu,” tukasnya. Wardoyo

 

Loading...