JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Marak Narkoba, Menteri Agama Terjun Gandeng Polda Jateng Gagas MoU P4GN 

Foto/Humas Polda
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Foto/Humas Polda

SEMARANG- Polda Jateng dan Kementerian Agama menggelar penandatanganan kerjasama di Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Jawa Tengah, Rabu (13/02/2019)

Penandatangan MoU itu dimaksudkan guna Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan Peredaran Gelap dan Prekusor Narkotika (P4GN) di wilayah Jawa Tengah.

Hadir dalam acara tersebut Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen, Kapolda Jateng Irjen Pol Drs. Condro Kirono, Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Mocahmmad Effendi, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jateng Farhani, para pejabat utama Polda Jateng, para Kapolres Jajaran Jawa tengah, serta kepala Kanwil Kemenag kabupaten maupun kota di Jawa Tengah.

Baca Juga :  Digerebek Saat Pesta Sabu, Sopir Asal Grobogan Mengaku Sengaja Pakai Sabu Untuk Doping Biar Betah Ginian!

Dalam sambutannya, Kapolda Jateng mengucapkan terima kasih atas pelaksanaan Mou dengan Kanwil Kemenag Jateng dan mengapresiasi Kakanwil karena peduli dengan maraknya peredaran dan banyak nya korban narkoba di Jateng.

“Di Jateng pada tahun 2018 ini telah terjadi kasus intoleransi agama, agar setelah pelaksanaan Mou ini terjalin kerjasama dalam pencegahan intoleransi dan terwujud keharmonisan antar umat beragama,” ucap Kapolda dilansir Tribratanews Polda Jateng.

Baca Juga :  Mencekam, Ratusan Korban Investasi Semut Rangrang Kepung Rumah Dirut CV MSB di Taraman Sragen. Resah Investasi Miliaran Terancam Melayang, Sempat Berniat Ambili Barang Berharga

Senada, Menteri Agama juga mengatakan Kebersamaan umat beragama itu upaya memberikan kesadaran bahwa manusia tidak bisa hidup sendiri. Oleh karenanya Kebersamaan itu harus betul-betul dijaga dan dirawat sebaik-baiknya.

“Toleransi, kebersamaan umat beragama, integrasi Pejabat Kemenag dengan pejabat samping sudah menjadi kebutuhan sebagai bangsa yang majemuk dan agamis. Sesuai yang dicanangkan oleh PBB tahun 2019 ini sebagai tahun moderat dalam konteks manusia dalam kehidupan beragama,” ungkap Menteri Agama. Wardoyo