loading...
Loading...
Tiga tersangka yang diamankan di Polsek Miri. Foto/Wardoyo

JOGLOSEMARNEWS.COM, SRAGEN- Tim Polsek Miri menggerebek sebuah warung di tepi jalan di Dukuh Brojol, Desa Brojol, Miri, Jumat (15/2/2019) pagi. Warung itu digerebek lantaran kedapatan digunakan untuk markas penjualan judi capjikie.

Dari lokasi kejadian, tim mengamankan tiga orang warga dan digelandang ke Mapolsek. Ketiganya masing-masing Sutarto alias Gepeng, warga Gunungsono, Gilirejo, Miri, Widodo (50) warga Dukuh Mudal RT 16, Soko, Miri dan Walidi (52) warga Dukuh Bagor RT 10, Bagor, Miri, Sragen.

Baca Juga :  Dinas Pendidikan Sragen Dukung Pembukaan Kembali SMAN SBBS Gemolong. Serahkan Sepenuhnya ke Pemprov 

Data yang dihimpun di lapangan, penggerebekan dilakukan pukul 10.15 WIB. Bermula saat tim Polsek setempat melakukan patroli.

Sampai di dekat warung, tim mencurigai salah satu tersangka yang buru-buru membuang kertas. Saat dicek ternyata kertas itu berisi catatan penjualan kupon judi capjikie.

Dari temuan itu, tim langsung melakukan penggerebekan ke warung. Dari lokasi warung, diamankan dua tersangka lain. Sehingga total ada tiga tersangka yang diamankan ke Mapolsek.

Baca Juga :  Puluhan Warga dan Tokoh Desa Bandung Geruduk Polres Sragen. Tuntut Pembebasan 4 Petani yang Ditangkap di Pos Ronda

Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kapolsek Miri AKP Fajar Nur Ihsanudin mengatakan tersangka diamankan berikut barang bukti. Diantaranya yang tunsi Rp 149.000, HP merk nokia warna hitam,  kertas catatan penjualan capjikie dan bolpoint warna hitam.

“Ada tiga tersangka yang kita amankan. Satu sebagai penjual atau tambang, yang dua sebagai pembelinya. Saat ini masih dalam pemeriksaan di Mapolsek.  Ketiganya warga biasa dan hanya berprofesi sebagai petani. Tersangka kita jerat dengan pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara,” tandasnya. Wardoyo

Baca Juga :  Main di Rumah Kosong, PNS dan 3 Temannya Digerebek Polisi. Petugas Sita Uang Ratusan Ribu dari Lokasi Kejadian

 

Loading...