JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

BI Solo Edukasikan Kecukupan Saldo Elektronik Bagi Pemudik

Istimewa
Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Solo mulai mengedukasikan kecukuoan saldo elektronik bagi para pemudik. Hal itu dilakukan sebagai persiapan menghadapi momen mudik beberapa waktu ke depan.

Kepala Tim Sistem Pembayaran Pengelolaan Uang Rupiah dan Layanan Administrasi (SPPURLA) BI Solo, Bakti Ananta mengungkapkan, dalam kurun waktu dua bukan ke depan telah memasuki bulan puasa Ramadhan dan hari raya idul fitri 2019.

“Dan tahun ini tahun pertama terhubungnya jalur lintas tol trans jawa, volume kendaraan pengguna (pemudik) jalan tol di prediksi akan meningkat tajam untuk mencoba tol trans jawa termasuk Tol Soker. Untuk itu perlu dilakukan persiapan secara matang agar pada saatnya nanti semua siap termasuk penggunaan transaksi non tunai di jalan tol,” paparnya, Selasa (26/3/2019).

Baca Juga :  Pemuda Pancasila Solo Akan Gelar Muscablub dengan Protokol Covid-19. Delapan Orang Sudah Mendaftar Sebagai Calon Ketua

Ditambahkan Bakti, dalam rangka persiapan tersebut, BI Solo menginisiasi kegiatan evaluasi penggunaan transaksi non tunai bersama enam Perbankan penerbit uang elektronik (Unik) (Mandiri, BRI, BNI, BTN, Bank Jateng, BCA) serta bekerjasama dengan pengelola jalan Tol yaitu PT. Jasamarga Solo Ngawi (JSN), PT.Jasamarga Tollroad Operator (JMTO), serta PT.Jasamarga Propery (JMP). Kunjungan dilakukan ke Gerbang Tol Ngemplak, Colomadu, Sragen, dan Karanganyar, serta rest area 519A.

“Dari hasil evaluasi diharapkan dapat diperoleh informasi hambatan-hambatan yang dihadapi yang nantinya menjadi area improvement untuk perbaikan ke depannya baik lebih meningkatkan edukasi kepada masyarakat untuk memastikan kecukupan saldo uang elektroniknya maupun penyiapan sarana top up termasuk di rest area,” imbuhnya.

Baca Juga :  Sumbang 10 Kasus, Klaster Perkantoran di Kecamatan Jebres Tambah Daftar Panjang Kasus Covid-19 di Solo, Kini Total 628 Orang

Semua itu bertujuan untuk memberi pelayanan prima kepada pengguna dan menghindarkan antrian kendaraan/kemacetan.

“Selain dalam rangka evaluasi transaksi non tunai, kunjungan dimaksud juga dalam rangka mempersiapkan rencana penukaran uang pecahan kecil di rest area, sehingga kebutuhan uang pecahan kecil masyatakat saat lebaran dapat terpenuhi dari uang layak edar, dalam jumlah yang cukup, pecahan yang sesuai dan waktu yang tepat,” tukas Bakti. Triawati PP