JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Dompet Dhuafa Kirim DMC dan  Relawan Bantu Korban Banjir di Jatim dan Jateng

Dok Dompet Dhuafa
Dok Dompet Dhuafa

MADIUN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Dompet Dhuafa  menerjunkan tim Disaster9 Management Center (DMC) untuk mengevakuasi korban banjir di Jawa Timur, Jumat (8/3/2019).

‘’Kami sigap dalam merespon bencana yang terjadi  di Jawa Timur. Kami sudah distribusikan makanan serta air bersih yang susah didapat selama banjir melanda,” jelas  Kholid, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jawa Timur, sebagaimana dikutip dalam rilis yang dikirim ke Joglosemarnews.

Dijelaskan, dari 15 kota/kabupaten di Jawa Timur yang tengah dilanda banjir, banjir terparah terjadi di Kabupaten Madiun. Di sana ada  35 desa di 8 Kecamatan.

Sebagaimana diketahui, hujan yang terjadi Selasa (5/3/2019),  merendam 1.700 rumah dan sawah 116 hektare sawah di Kabupaten Madiun. Banjir juga mengakibatkan  meluapnya sungai Jeroan yang  merupakan anak sungai Madiun.

Baca Juga :  KPK Tengarai ada Beberapa Persoalan Pengelolan Aset di GBK

Dijelaskan, melalui Dompet Dhuafa Cabang Jawa Timur telah didistribusikan bantuan berupa logistik, air bersih dan juga evakuasi  seorang warga yang menderita hyportermia.

Dompet Dhuafa telah menyiapkan dua  pos layanan dan dua  ambulance siap siaga untuk para korban banjir. Selain itu, Dompet Dhuafa Cabang Jawa Timur bersama Disaster Management Center terus fokus mengevakuasi para lansia yang rentan menjadi korban bencana tersebut.

Sementara itu, Satria Nova selaku Pimpinan Dompet Dhuafa Cabang Jawa Tengah menjelaskan, Dompet Dhuafa Jawa Tengah bersama relawan membantu para korban dengan memberi bahan pangan,  asesmen wilayah terdampak serta aktivitas memperbaiki tanggul.

Baca Juga :  Sabtu, DKI Jakarta Tambah 1.440 Orang Positif Covid-19

Sedangkan, Bambang sebagai Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jogjakarta menjelaskan, Dompet Dhuafa Jogja bersama relawan melakukan aksi bersih-bersih fasilitas umum dan SMP 3 Gedangsari pasca bencana melanda Gedangsari, Rabu  (6/3/2019) sore.

Aksi tersebut  dilakukan sebagai bentuk peduli kemanusiaan dan  pendidikan agar kegiatan belajar mengajar berjalan lancar di SMPN 3 Gedangsari.

Selain Madiun, 14 kota atau kabupaten lainnya yakni Nganjuk, Ngawi, Magetan, Sidoarjo, Kabupaten Kediri, Bojonegoro, Tuban, Kabupaten Probolinggo, Gresik, Pacitan, Trenggalek, Ponorogo, Lamongan dan Kabupaten Blitar yang terdampak banjir. suhamdani