JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Harga Cabe Anjlok, Petani Cabe Tampar di Karanganyar Masih Bisa Bersyukur. Ini Alasannya!

Foto/Humas Kab
Foto/Humas Kab

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Meski harga cabe di pasaran cenderung merosot, namun petani cabe di Ganten, Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar tetap melakukam panen raya. Acara panen raya itu mengundang Bupati Karanganyar, Juliyatmono untuk melakukan panen.

“Lombok punya kita jenis tampar. Harganya relatif stabil yang sekitar Rp 8000- Rp 10.000. Yang jatuh itu adalah harga cabe rawit,” papar Kelompok Tani Rejeki Makmur, Sutarto.

Dia menambahkan ke depan tetap akan menanam hortikultura jenis lombok. Selama ini, tingkat pemasarannya diarahkan ke Pasar Sragen, dan Pasar Karangpandan. Selain itu, juga ke resto-resto di Karanganyar dan Kecamatan Kerjo.

Baca Juga :  Cara Baru Bendung Maraknya Peredaran Narkoba di Karanganyar, Wabup Rober Kenalkan Wisata Touring Komunitas Motor Sambil Kampanye Antinarkoba

“Untuk pemasaran masih kita lakukan sendiri dengan menjual ke pasar daerah Sragen. Sebagian juga ke resto atau rumah makan di sekitar Kecamatan kerjo,” imbuhnya.

Soal prospek menyuplai ke perusahaan besar, Sutarto menjawab hal itu pernah dilakukan tapi ditolak. Sebab kualitas kontrol dan harga di perusahaan besar sangat ketat sehingga petani belum mampu ke arah tersebut.

Baca Juga :  Awas, Tim Penindakan Terbentuk, Warga Karanganyar Tak Boleh Lagi Sepelekan Prokes. Nekat Gelar Acara Kerumunan, Bupati Sebut Bisa Dibubarkan Paksa!

Sementara, Bupati Karanganyar Juliyatmono menyambut baik panen cabe jenis tampar. Hal itu bisa terus dilakukan agar petani semakin sejahtera. Termasuk pendirian rumah makan bisa ‘bergayung sambut dengan panen lombok.

“Saya yakin petani disini akan lebih sejahtera. Bumi karanganyar ini berkah, sehingga Allah pasti memberikan jalan bagi hambanya yang berusaha,” katanya. Wardoyo