JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Kasusnya Ditutup, Andi Arief Bisa Rawat Inap Jika Tak Kooperatif

Ilustrasi

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Polisi telah menutup kasus narkoba yang menjerat politisi Partai Demokrat, Andi Arief. Selanjutnya, Andi hanya disebut sebagai korban yang butuh rehabilitasi.

Namun pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) menegaskan, Andi bisa dirawat jalan  jika bersikap tidak koperatif.

Andi sebelumnya meminta dan memilih rehabilitasi dengan cara rawat jalan di Sakit Ketergantungan Obat atau RSKO Cibubur, Jakarta Timur.

Baca Juga :  Status Gunung Semeru Naik Jadi Awas, Masyarakat Diimbau Tak Beraktivitas di Radius 8 KM dari Puncak

“Kalau tidak kooperatif saat minta rawat jalan, maka bisa jadi rawat inap rehabilitasinya,” kata juru bicara BNN, Sulistyo Pudjo di kantornya, Jumat (8/3/2019).

Pudjo menuturkan, setelah ditangkap Andi langsung menjalani assessment oleh tim terpadu. Hasilnya, kata dia, wakil Sekjen Partai Demokrat yang telah minta mundur dari jabatannya itu direkomendasikan untuk direhabilitasi karena dianggap sebagai pecandu narkoba.

Baca Juga :  BI Bakal Segera Gulirkan Rupiah Digital, Ini 3 Alasannya

Saat itu, BNN menawarkan Andi untuk menjalani rehabilitasi di Balai Besar Rehabilitasi BNN di Lido atau di Rumah Sakit Ketergantungan Obat Cibubur.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com