loading...
Loading...
Sekda Sragen, Tatag Prabawanto dan Wakil Ketua DPRD Sragen, Bambang Widjo Purwanto didampingi Dirut RSUD, Didik Haryanto saat meninju korban di RSUD Sragen, Rabu (29/8/2018) malam. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM- Manajemen RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen membuat sistem aplikasi baru berupa pendaftaran online. Langkah ini merupakan promosi kesehatan rumah sakit (PKRS) yang bertujuan untuk mendekatkan masyarakat dengan rumah sakit.

Salah satunya, dengan menggelar acara di Car Free Day pada Minggu (3/3/2019)).

“Dengan adanya pendaftaran online, pasien-pasien bisa daftar terlebih dahulu, jadi tidak perlu antre. Jadi satu bulan itu sudah melakukan pendaftaran sampai H-2 sebelum pemeriksaan,” kata Direktur RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen, Didik Haryanto kepada wartawan.

Baca Juga :  Optimis Dapat Rekom dari PDIP, Bupati Yuni Ungkap Kriteria Bakal Calon Wabup Yang Ia Inginkan di Pilkada 2020

Didik mengatakan, sebenarnya pendaftaran secara online ini sudah diterapkan pada bulan lalu, tapi karena masyarakat belum terbiasa dengan pendaftaran online. Hingga sekarang sejak dibukanya sistem online tersebut masyarakat yang daftar rata-rata 75 perhari.

“Tapi kami akan mencoba lebih proaktif lagi ke mayarakat sehingga target kami itu bisa 80 sampai 90 persen masyarakat sudah daftar online, sehingga tidak perlu menunggu terlalu lama dan tidak perlu datang terlalu pagi antreanya. Begitu mendaftar masyarakat akan tahu jam berapa mendapat pelayanannya,” terang Didik.

Baca Juga :  Amplopan Kunker Anaknya yang Jadi DPRD Sragen, Terkumpul Setengah Miliar. Abah Syarif Sebut Uang Syubhat Alias Tak Jelas! 

Didik menyampaikan pendaftaran online tersebut dikhususkan bagi pasien rawat jalan. Hal ini untuk mengurangi antrean. Bagi pasien yang akan mendaftar secara online bisa melalui http://daftar.rsspsragen.com (Daftar Online RSSP).

Selain membuka pendaftaran online, dalam acara CFD pihaknya juga mengadakan cek kesehatan secara gratis. Diantaranya, pemeriksaan tensi gratis, konsultasi kesehatan, deteksi kelainan tulang belakang dan pemeriksaan kejiwaan.

Baca Juga :  Tragis, Rumah Mendadak Ambruk Dimakan Usia, Warga Miskin di Plupuh Terpaksa Harus Mengungsi

Kemudian dalam kesempatan itu juga diperkenalkan sejumlah peralatan baru yang dimiliki RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen. Yaitu berupa mammography atau alat pendeteksi kanker payudara dan transcranial doppler atau alat pendeteksi stroke. Wardoyo

 

Loading...