JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sukoharjo

Zaman Milenial, Tapi Warga Sukoharjo Masih Ada yang BAB Sembarangan

Pembuatan jamban untuk warga Desa Celep, Kecamatan Nguter, Sukoharjo
Pembuatan jamban untuk warga Desa Celep, Kecamatan Nguter, Sukoharjo

SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM -Sedikitnya 11 KK mendapatkan bantuan Jambanisasi program TMMD Reguler ke-104 di Desa Celep, Kecamatan Nguter, Sukoharjo.

Di antara mereka adalah keluarga Paidi dan Rukino, warga Dukuh Sambirejo RT 3 RW 5, Desa Celep. Seluruh anggota keluarga Rukino dan Paidi belum memiliki jamban sampai saat ini.

Apabila BAB (buang air besar) dilakukan di sekitar rumahnya dan sering dilakukan di sungai yang berada di seberang jalan samping rumah.

Baca Juga :  Catat Lur Ini Daftar Denda Bagi yang Tidak Memakai Masker di Sukoharjo, Awalnya 50 Ribu Kalau Masih Nekat Dendanya Bakal Digandakan

Selain tidak sehat, perilaku tersebut juga diakui mereka membahayakan. Pada musim hujan seperti saat ini kondisi arus air yang deras dan kondisi sungai yang dalam membahayakan untuk putra-putri Rukino dan Paidi, apalagi orang tua Rukino ada yang sudah berusia 90 tahun.

“Saya sudah nabung, nyijil beli bis beton 2 buah rencana mau membuat jamban, eh ternyata dapat bantuan, terima kasih banyak satgas TMMD, saya senang sekali kesulitan kami sekeluarga diatasi,” ujar Paidi kepada Koptu Eko, salah satu anggota Satgas TMMD, Rabu (6/3/2019).

Baca Juga :  Wajib Tahu Ini Ancaman Hukuman Pelaku Aksi Balap Lari Liar di Jalanan, Bisa Dipidana 18 Bulan Atau Denda 1,5 M

Saat ini pembangunan jamban tengah dilakukan oleh anggota TNI dan masyarakat sekitar. Ke depan diharapkan jamban telah bisa digunakan sehingga keluarga Pak Paino dan Rukidi tidak lagi BAB di sekitar rumah atau di kebun.Aris Arianto