JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Internasional

Mengenal Olga Ladyzhenskaya Perempuan Ahli Matematika yang Jadi Google Doodle

google-doodle-olga-ladyzhenskaya. Google.com
Google Doodle Olga Ladyzhenskaya.                                                Google.com

JOGLOSEMARNEWS.COM – Situs pencarian Google menampilkan doodle Olga Ladyzhenskaya pada Kamis (7/3/2019).

sosok Olga Ladyzhenskaya?

Dia adalah seorang perempuan asal Rusia yang lahir pada 7 Maret 1922 dan meninggal pada 12 Januari 2004.

Ia merupakan seorang ahli matematika Uni Soviet dan Rusia.

Sosok Olga Ladyzhenskaya dikenal karena karyanya pada persamaan diferensial parsial (terutama masalah ke-19 Hilbert) dan dinamika fluida.

Olga Ladyzhenskaya bersentuhan dengan dunia matematika dan menyukai pelajaran aljabar karena ayahnya, Aleksandr Ivanovich Ladyzhenskii, adalah seorang guru matematika di Kologriv, Rusia. Namun situasi politik yang bergejolak membuat ayah Olga Ladyzhenskaya ditangkap dan dibunuh. Saat itu usianya 15 tahun.

Baca Juga :  Kabar Gembira, Arab Saudi Buka Kembali Layanan Umroh secara Bertahap. Jemaah Luar Negeri Diizinkan Datang Mulai 1 November 2020

Lambat laun seluruh anggota keluarganya dieksekusi, dan tinggallah Olga Ladyzhenskaya seorang diri. Dia harus bertahan hidup dengan menjual apapun yang dimiliki keluarganya. Untungnya, Olga Aleksandrovna Ladyzhenskaya dapat menyelesaikan pendidikan hingga tingkat sekolah menengah. Dia memanfaatkan ilmunya untuk mengajar matematika dan mendapat penghasilan dari sana.

Hanya saja, cita-cita Olga Ladyzhenskaya untuk mengenyam pendidikan sampai jenjang perguruan tinggi bukan perkara mudah untuk diwujudkan. Dia dilarang masuk Universitas Leningrad, Rusia. Olga Ladyzhenskaya tak patah semangat. Pada tahun 1943 atau di usia 21 tahun, dia resmi menjadi mahasiswa di Moscow State University.

Di sana, Olga Ladyzhenskaya belajar dari ahli matematika Ivan Georgievich Petrovsky. Dia kemudian menghasilkan karya persamaan diferensial parsial dan dinamika fluida. Masih berkaitan dengan latar belakang keluarga yang dianggap berbahaya oleh penguasa Rusia pada saat itu, Olga Ladyzhenskaya baru bisa mempresentasikan tesis dan meraih gelar doktor setelah pemimpin partai komunis Rusia, Joseph Stalin meninggal pada 1953.

Baca Juga :  Studi Profesor di Universitas AS Klaim Ada Kemungkinan Wabah Demam Berdarah Hambat Penyebaran Covid-19

Olga Ladyzhenskaya lantas mengajar di Universitas Leningrad -kampus yang dulu menolaknya, dan di Steklov Institute. Pada 2002, Olga Ladyzhenskaya meraih Medali Emas Lomonosov untuk prestasi yang luar biasa di bidang matematika. Dia meninggal di St Petersburg pada 12 Januari 2004 di usia 81.

www.tempo.co