loading...
Loading...
Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM– SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo mengadakan kegiatan bakti sosial di Dukuh Tapan Desa Cangkol Kecamatan Plupuh Sragen, Rabu (13/3/2019). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian milad ke-19 sekolah tersebut.

Dalam kegiatan bakti sosial tersebut, SD Mihammadiyah PK Kottabarat bekerjasama dengan Lazismu Solo. Panitia menyiapkan 150 paket sembako dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga setempat. Sebelum pembagian sembako dan pemeriksaan kesehatan, diadakan pengajian umum oleh ustaz Wahyu Widodo, guru Al Islam SD Muhammadiyah PK Kottabarat.

Baca Juga :  SMK Gratis SOLOPEDULI Kembali Raih Nilai UNBK Tertinggi di Solo

Kepala SD Muhammadiyah PK Kottabarat, Nursalam menuturkan, bakti sosial tersebut merupakan bentuk rasa syukur sekolah yang sudah memasuki usia 19 tahun.

“Kami bersyukur bahwa di usia ke-19 tahun ini SD Muhammadiyah PK Kottabarat semakin menudapatkan kepercayaan masyarakat Solo dan sekitarnya”, paparmya dalam rilis yang diterima Joglosemarnews.com.

Nursalam menambahkan, kegiatan berbagi itu merupakan hasil uang infak siswa melalui program filantropi cilik yang bekerjasama dengan Lazismu Solo. Uang tersebut tiap hari dimasukkan ke dalam “kencleng surga” berupa kaleng layaknya celengan.

Baca Juga :  Disnakerperin Gandeng SD Muhammadiyah 1 Solo dalam Gerakan Semar Kuncoro

Program filantropi cilik melalui “kencleng surga” ini merupakan salah satu program unggulan Lazismu Solo. Melalui program ini siswa dilatih untuk menyisihkan sebagian uang sakunya untuk diinfakkan. Hasil dari pengumpulan kencleng tersebut salah satunya disalurkan melalui kegiatan bakti sosial.

Sementara itu, Kepala desa Cangkol, Suwandi menyambut baik kegiatan bakti sosial tersebut. Ia merasa berbahagia dan bersyukur atas kepedulian dari SD Muhammadiyah PK Kottabarat.

“Warga dukuh Tapan ini sebagian besar adalah petani penggarap, jadi mereka hanya buruh yang menggarap lahan”, ungkapnya.
“Kami atas nama warga masyarakat Cangkol menyampaikan terima kasih atas kegiatan bakti sosial ini”, tukasnya. Triawati PP

Baca Juga :  PPDB Siswa Gakin Tidak Lagi Gunakan SKTM
Loading...