JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Miris, Perempuan Yang Tewas Bersama Suaminya Dalam Kecelakaan Maut Sekeluarga di Jalur Sukuh Karanganyar Ternyata Sedang Hamil 7 Bulan

Suasana evakuasi korban. Foto/FB
Suasana evakuasi korban. Foto/FB

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Kecelakaan maut yang menimpa sekeluarga asal Plumbungan Indah, RT 27/8, Karangmalang, Sragen dan menewaskan pasutri di wilayah Ngargoyoso, Karanganyar, Rabu (27/3/2019) siang menyisakan cerita miris. Julyana (37) sang istri yang juga tewas dalam musibah itu ternyata dalam kondisi hamil besar.

“Yang istri sedang hamil tujuh bulan. Kemarin jenasahnya dan suaminya langsung dimakamkan. Sedangkan dua anaknya masih dirawat di rumah sakit. Yang besar kritis, yang kecil patah kaki,” ujar Iwan, tetangga korban di Plumbungan Indah, Karangmalang, Sragen.

Baca Juga :  Peduli di Tengah Pandemi, PT DJP Sragen Gandeng Lions Club Solo Gelar Donor Darah dan Sumbang 500 Hazmat ke Puskesmas. Dirut PT DJP: Covid-19 Tidak Akan Berlalu Kalau Kita Hanya Diam Saja! 

Suasana pemakaman berlangsung haru dan diiringi isak tangis. Keduanya yang diketahui beragama nasrani dimakamkan secara keagamaan.

Menurut keterangan saksi, kondisi sang suami, Agung Prasojo (45) mengalami luka parah di bagian dahi tembus kepala belakang. Sedangkan sang istri luka parah bagian wajah.

Kasatlantas Polres Karanganyar, AKP Fariz Budiman mewakili Kapolres AKBP Catur Gatot Efendi membenarkan hasil identifikasi, korban meninggal yang perempuan, diketahui dalam kondisi tengah hamil tujuh bulan.

Baca Juga :  Buntut Aksi Boikot Media Saat Penetapan Paslon Pilkada Sragen, Mantan Komisioner Rame-Rame Soroti Kinerja KPU. Roso Khawatir Kepercayaan Publik Memburuk, Budi Sebut Bikin Malu Sragen!

“Iya benar, kondisinya sedang hamil,” paparnya dikonfirmasi Kamis (28/3/2019).

Menurutnya untuk dua korban anak-anak saat ini masih menjalani perawatan intensif. Kasat juga memastikan penyebab kecelakaan maut itu karena kondisi sepeda motor Honda Vario AD 2331 AJE yang dikemudikan korban sekeluarga, dalam kondisi rem blong dan tak berfungsi.

“Pemicunya rem kondisi blong saat melintasi turunan,” tukasnya. Wardoyo