loading...
Loading...
Ilustrasi/Tribunnews

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM KPU Sragen menyampaikan ada sekitar 3.000 pemilih yang akan mencoblos bukan di TPS dia terdaftar. Hal itu diketahui karena mereka mengajukan sudah pindah memilih atau formulir A5.

“Ada 1000 sekian yang pindah masuk memilih ke Sragen, lalu yang pindah mencoblos keluar ada sekitar 2000an,” papar Ketua KPU Sragen, Minarso kepada JOGLOSEMARNEWS.COM kemarin.

Ia mengatakan alasan mengajukan pindah memilih itu karena kebanyakan adalah merantau atau boro. Hal itu sesuai dengan prediksi bahwa faktor terbanyak pemilih tak datang adalah karena boro dan sibuk.

Baca Juga :  Berikut Daftar 11 Korban Kecelakaan Bus Aditrans Terguling di Sragen. Korban Dirawat di Puskesmas Sambungmacan 

“Mungkin mereka tak sempat mengurus formulir A5,” paparnya.

Ia menjelaskan permintaan formulir A5 atau pindah lokasi mencoblos terbanyak adalah antar provinsi atau dari kaum boro.

Untuk pemilih yang pindah lokasi itu nantinya surat suara yang didapat menyesuaikan. Jika pindahnya masih satu kabupaten tapi beda dapil, maka dia hanya dapat empat surat suara minus surat suara DPRD kabupaten.

“Jika antar provinsi, maka hanya dapat surat suara Pilpres saja minus surat suara DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi dan DPD, DPR RI,” tandas Minarso. Wardoyo

Baca Juga :  Fakta Baru Tewasnya Siswa PSHT Sragen, Kasat Reskrim Ungkap Belum Temukan SOP Latihan. Sertifikat Pelatih Untuk Tersangka Juga Belum Ada! 

 

Loading...