loading...
Loading...
pilpres
Ilustrasi

CIAMIS, Joglosemarnews –  Calon presiden no ueut 02, Prabowo Subianto mengandalkan suara si Jawa Barat dalam ajang Pilprea 17 April nannti.

Bahkan, dia berani menarget menang 90 persen di wilayah tersebut  dari total jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Hal itu disampaikan Prabowo saat berkampanye di lapangan Lokasana, Ciamis, Jawa Barat, Sabtu (6/4/2019).

Prabowo mengatakan dengan mendapatkan 90 persen suara di Jawa Barat, maka kemenangan untuk mewujudkan keadilan dan kesejahteraan rakyat Indonesia dapat tercipta.

“Saya minta Jawa Barat 90 persen. Ciamis berapa persen? 80 persen bisa? Jika ada yang curang di daerah lain maka Jawa Barat bisa menutupi suara yang lain tersebut,” kata Prabowo seperti dalam siaran pers, Sabtu (6/4/2019).

Baca Juga :  Pelaku Bom Kenakan Jaket Ojok, Ini Respon Gojek

Sebelumnya, Prabowo juga menargetkan untuk memenangi Pilpres 2019 dengan selisih 25 persen suara. Target ini disampaikan Prabowo dalam acara deklarasi dukungan Gerakan Elaborasi Rektor Akademisi Alumni dan Aktivis Kampus (GERAAK) Indonesia untuk Prabowo – Sandiaga Uno, di Balai Kartini, Jakarta, Jumat (5/4/2019) malam.

Prabowo menilai, ia harus menang dengan selisih yang besar lantaran curiga jumlah suaranya dicuri.

“Kita harus menang dengan selisih di atas 25 persen karena potensi suara dicuri sekian belas persen,” kata Prabowo dalam acara itu.

Baca Juga :  Serikat Pekerja PT Pertamina Takut Jika Ahok Jadi Bos Mereka, Ini 2 Alasannya

Target Prabowo untuk menang dengan selisih 25 persen ini mendapat respon dari Ma’ruf Amin, pasangan calon inkumben Joko Widodo atau Jokowi. Menurut Ma’ruf, cita-cita Prabowo terlalu besar sementara survei-survei yang ada di masa kampanye tidak ada yang memenangkan pasangan Prabowo-Sandiaga Uno.

“Oh iya, gede banget itu (target 25 persen Prabowo). Padahal survei semua mengatakan tidak ada yang menang,” ujar Ma’ruf dalam keterangan tertulis, Sabtu (6/4/2019).

www.tempo.co

Loading...