loading...
Loading...
Ilustrasi petugas PMI saat mengevakuasi jasad bayi mungil di Sungai Bengawan Solo Prayunan Ngrampal, Sragen, Jumat (22/2/2019). Foto/Wardoyo

MAGELANG, JOGLOSEMARNEWS.COM – Tim forensik Biddokkes Polda Jateng akhirnya melaksanakan bongkar Kubur (eksumasi) terhadap kuburan bayi yang dibunuh guru honorer MR (26) Senin (15/4/2019). Lokasi eksumasi tersebut adalah di sekitar pekarangan di bawah pohon bambu Desa Grogol, Magelang.

Selaku Ketua Tim adalah kasubbid Dokpol Biddokkes Polda Jateng dr. Ratna Relawati bersama dengan anggotanya, dibantu oleh PPDS (Program Pendidikan Dokter Spesialis) Forensik RSUP dr. Kariadi.

Baca Juga :  Dipecat Karena Terindikasi Homo, Oknum Polisi Brigadir TT Resmi Gugat Kapolda Jateng

Tim dibantu beberapa Koas telah memeriksa jenasah bayi perempuan. Selain dari tim forensik Bidokkes Polda Jateng, hadir juga tim Inafis Polres Magelang dan Polsek Windusari.

Jenazah bayi perempuan tersebut di duga korban hasil hububungan gelap antara oknum guru dan kepala desa setempat.

Baca Juga :  Mengejutkan, Hadapi Sejumlah Pemuda Bawa Miras, Ini Yang Dilakukan Kapolres Kendal 

Dilansir Tribratanews Polda Jateng, dari hasil pemeriksaan sementara, dr. Ratna Relawati, mengatakan bahwa korban jenazah bayi perempuan tersebut lahir dalam keadaan hidup dan cukup bulan. Wardoyo

Loading...