JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Demo di KPU Wonogiri. Pakai Baju Mirip Ansor Gelar Salat di Jalan. Ini Kata Ketua Gerram Jateng DIY

Aksi demo di depan kantor KPU Wonogiri.
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Aksi demo di depan kantor KPU Wonogiri.

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM -Sejumlah orang menggelar demo di depan kantor KPU Kabupaten Wonogiri, Senin (22/4/2019). Demo dilaksanakan dengan cara unik mirip ritual ruwatan berakhir dengan salat di jalan.

Pantauan JOGLOSEMARNEWS.COM , aksi tersebut merupakan buntut kasus salah cetak DCT di Dapil V DPRD Wonogiri yang dianggap merugikan Partai Berkarya. Beberapa orang dengan pakaian hitam-hitam awalnya melakukan ritual semacam pembersihan lengkap pembakaran menyan dan mandi kembang.

Selanjutnya ada satu orang dengan baju hijau mirip ormas Ansor bersarung dan berpeci menggelar salat di lokasi yang sama. Cukup singkat aksi tersebut, dan berjalan lancar aman dengan pengamanan dari Polres Wonogiri.

Baca Juga :  Ini Bukti Konsistensi Joko Sutopo Alias Jekek Mundur Dari Pencalonan Bupati Wonogiri Jika Pilkada Digelar Desember 2020. Pekan Ini Bakal Konsultasi ke DPP PDIP

Ketua Gerram (Gerakan Relawan Adil dan Makmur) Jateng DIY, Irene Maya Sadar Indah yang juga caleg DPRI Dapil IV Jateng Partai Berkarya, mengaku mendukung aksi tersebut. Pihaknya mendukung hal itu untuk kedamaian.

“Saya mendukung aksi ini. Ini aksi damai, khususnya caleg Partai Berkarya yang dirugikan dengan kesalahan cetak itu seperti Pak Sariman meminta kesalahan dibenahi dan minta dibetulkan.

Baca Juga :  Polres dan ATR BPN Wonogiri Jalin Kerjasama Penyuksesan PTSL dan Legalisasi Aset Polri

“Semua permasalahan sudah berakhir disini, yang penting kesalahan bisa dibetulkan,” tandas dia.

Sebelumnya. Ketua DPD Partai Berkarya Wonogiri, Suwoso mengatakan, kesalahan cetak DCT ada di Dapil V. Kesalahan berupa nama dan foto caleg Partai Berkarya di dalam DCT.

Ada tiga caleg yang mengalami kesalahan penempatan nama dan foto. Yakni Sariman, Suharni, dan Asep Zaenudin Sutomo. Di salah satu TPS, nama Sariman dipasangi foto Suharni, Suharni dipasang foto Asep, sementara foto asep dipasangi foto non caleg. Aris Arianto