loading...
Loading...
kebakaran
Ilustrasi

TEMANGGUNG, JOGLOSEMARNEWS.COM – Mulyono warga Desa Gandu Wetan, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung harus merelakan pabrik tahu miliknya, lantaran ludes terbakar.

Pabrik itu dilalap kobaran api yang diduga akibat percikan api dari tungku yang apinya belum mati sempurna, Jumat (26/04/2019).

Kapolsek Ngadirejo Polres Temanggung Polda Jateng Iptu Marimin mengatakan, pabrik tahu yang berada di Dusun Kauman, Desa Ngadirejo, Kecamatan Ngadirejo itu terbakar terjadi pada hari Kamis (25/04/2019) malam sekitar pukul 18.00 WIB pada saat pabrik sudah tutup.

Baca Juga :  Gubernur Ganjar Bocorkan Sejumlah Kriteria Calon Kandidat  Pejabat Tinggi di 11 Jabatan yang Akan Dilelang Terbuka. Salah Satunya Terkait Hubungan Ini!  

Karena tungku yang digunakan untuk memasak tahu apinya belum mati sempurna mengakibatkan kebakaran. Adanya bahan bakar solar membuat api semakin cepat membesar.

“Dugaan sementara, pabrik tahu milik Bapak Mulyono terbakar akibat tungku yang digunakan untuk memasak tahu apinya belum mati secara sempurna,” terangnya dilansir Tribratanews Polda Jateng.

Sementara itu, kebakaran terjadi pertama kali diketahui oleh warga setempat melihat adanya kobaran api di atas atap pabrik hingga menimbulkan letupan seketika api membesar dan membakar atap.

Baca Juga :  Bejat, Bapak di Kaligondang Tega Perkosa Anak Tiri Selama 3 Tahun Sampai Tak Ingat Berapa Kali Menyetubuhi. Tak Berkutik Saat Diciduk Polisi 

Saksi langsung meminta bantuan warga lain untuk memadamkan api serta menghubungi Pemadam Kebakaran Temanggung.

“Selang 15 menit akhirnya 2 unit mobil pemadam kebakaran tiba dilokasi dengan dibantu warga menggunakan alat seadanya setelah sekitar 2 jam api berhasil dipadamkan,” imbuh Marimin.

Kejadian tersebut menimbulkan korban jiwa yang dialami oleh Jafar dengan luka ringan pada bagian kepala akibat tertimpa material ketika membantu memadamkan api dan pemilik pabrik mengalami kerugian materiil sekitar Rp 200 Juta. Wardoyo

 

Loading...