JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Mayat Pria Ditemukan Tergeletak di Pendopo Monumen Ibu Tien Soeharto Jaten Karanganyar. Sebelumnya Diketahui Sempat Pesan Makanan 

Warga memadati lokasi pendapa Monumen Ibu Tien Soeharto di Jaten tempat penemuan mayat pria di pendapa monumen itu, Kamis (25/4/2018) petang. Foto/Istimewa

IMG 20190425 223846
Warga memadati lokasi pendapa Monumen Ibu Tien Soeharto di Jaten tempat penemuan mayat pria di pendapa monumen itu, Kamis (25/4/2018) petang. Foto/Istimewa

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Warga digegerkan dengan penemuan mayat pria tergeletak di bangunan joglo Pendapa Monumen Ibu Tien Soeharto atau Monumen Jaten, Karanganyar, Kamis (25/4/2019). Mayat pria yang kemudian dikenali sebagai penjual buah Nanas yang setiap hari menggelar dagangannya di depan Monumen tersebut ditemukan tak bernyawa.

Korban yang diketahui bernama Warino (50), warga Jagalan RT 11/ RW 14, Kecamatan Jebres, Surakarta itu ditemukan sudah tergeletak di monumen yang berlokasi di jalan Solo-Tawangmangu, Jaten, Karanganyar tersebut.

Baca Juga :  Pengakuan Mengejutkan Pria Maniak Kimcil asal Sukoharjo Tega Setubuhi Siswi SD dengan Janji Bayaran Rp 1 Juta. Ternyata Terobsesi Karena Ini!

Korban diketahui sehari-hari menggunakan sepeda motor terlihat menggelar dagangannya di pinggir jalan raya depan Monumen.

Kanit Reskrim Iptu Suwandi, mewakili Kapolsek Jaten, AKP Lukman Novianto, melalui telepon selularnya mengatakan sebelum ditemukan meninggal korban diketahui sempat memesan makanan kepada salah satu penjual makanan bernama Suyat.

“Kepada penjual makanan tersebut Warino mengeluh jika kepalanya pusing,” jelasnya Kamis (25/4/2019) malam.

Setelah memesan makanan, Warino justru masuk ke area Monumen Jaten yang pintu pagarnya tertutup. Hanya ada celah kecil  untuk memasuki lokasi tersebut.

Baca Juga :  Vaksin Sinovac Jatah Karanganyar Sudah Tiba. Besok Mulai Didistribusikan ke Puskesmas- Puskesmas, Jumlahnya 6.960 Dosis

Warino juga terlihat sempat muntah dan terjatuh namun bisa bangun dan kembali berjalan ke arah pendopo Monumen.

“Sampai akhirnya Warino kembali  jatuh di pendopo monumen, dan  diketahui meninggal dunia,” paparnya.

Setibanya petugas di lokasi langsung membawa jenasah Warino ke RS Dr. Moewardi Solo untuk dilakukan pemeriksaan mengenai sebab meninggalnya Warino.

“Tim langsung membawa korban ke RS Dr Moewardi  dan melakukan olah TKP di lokasi,” pungkasnya. Wardoyo