loading...
Loading...
Kondisi kaca depan Bus Eka tampak berlubang dan pecah akibat kecelakaan maut di Ring Road Sragen. Sopir mengaku ada lemparan batu misterius dan memicu kecelakaan. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM- Pihak Polres Sragen memanggil tujuh orang penumpang Bus EKA S 7549 US yang menggasak dua pengendara motor hingga menewaskan satu orang dan 5 luka di Ring Road utara Sragen, Rabu (10/4/2019) malam.

Mereka dipanggil untuk diklarifikasi perihal laporan dari sopir bus yang mengaku menjadi korban pelemparan 2 remaja tak dikenal sebelum kejadian.

“Di bus itu ada tujuh orang penumpang. Semua kita panggil dan kita undang untuk mengetahui bagaimana kejadiannya,” papar Kasatlantas Polres Sragen, AKP Dani Permana Putra, kepada Joglosemarnews.com Kamis (11/4/2019).

Kasat mengungkapkan pemanggilan tujuh penumpang itu guna mengorek keterangan apakah benar bus terlebih dahulu dilempar batu dan mengenai sopir.

“Kita kuatkan dulu dengan keterangan penumpang di dalam bus. Nanti akan tahu sebenarnya apakah pelemparan itu hanya pembelaan sopir atau memang terjadi pelemparan,” tuturnya.

Baca Juga :  Keganasan Tikungan Mahbang Renggut 2 Nyawa Secara Beruntun, Warga Desak Dishub Segera Pasang Lampu. Kanit Laka Ungkap Sempat Dikepot Bus Eka Saat Olah TKP 

AKP Dani menambahkan saat ini kasus tersebut masih dalam pendalaman intensif tim penyidik. Pengemudi bus masih diamankan di Polres untuk dimintai keterangan.

Terpisah, sopir bus Eka, Eko Suprastiyo (38) sopir Bus Eka bernop S 7549 US asal Junwatu RT 02/01 Junwangi, Krian Sidoarjo, Jatim mengungkapkan sebelum bus kecelakaan, memang dilempar batu oleh dua remaja tak dikenal.

Akibat lemparan batu, ia langsung tak sadarkan diri terkena lemparan batu dari dua orang remaja tak dikenal di dekat lokasi kejadian.

Lemparan itu membuat dia kehilangan kesadaran dan bus kemudian hilang kendali.

“Awalnya dari Terminal Tirtonadi mau ke Surabaya. Karena belum waktunya masuk kota, tadi malam kita lewat ring road. Habis belok kanan, tahu-tahu ada motor boncengan ngebut dari depan. Begitu dekat, mereka pelan dan langsung melempar batu lalu kabur,” papar Eko ditemui Joglosemarnews.com usai diperiksa di Polres Kamis (11/4/2019).

Baca Juga :  Pelaku Tabrak Lari Yang Tewaskan Bripka Kurniawan Kendarai Motor Verza. Sempat Dikejar Hingga Kebakkramat Lalu Menghilang 

Eko menuturkan pelaku hanya sekali melempar batu. Namun batu yang sebesar genggaman itu tepat mengenai wajahnya sehingga langsung pingsan.”Habis kena batu, saya sudah enggak bisa melihat. Tapi sempat dengar yang di dalam teriak-teriak rem-rem tapi saya sudah nggak bisa melihat lagi. Tahu-tahu sudah posisi di atas kursi dan dievakuasi ke rumah sakit,” tuturnya.

Ia pun berharap agar pelaku bisa diusut tuntas dan diproses hukum sesuai aturan yang berlaku. Sebab perbuatan mereka tak hanya membahayakan pengemudi bus saja, namun juga bisa mengancam keselamatan penumpang.

“Kalau kena sopir saja nggak masalah, lha kalau sampai bus masuk jurang, apa enggak kasihan penumpang,” tuturnya. Wardoyo

 

Loading...