JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Semarang

Seorang Ibu Muda dan Dua Anak Balitanya Tewas Tertabrak Kereta Api Tegal Bahari di Brebes

Polisi dan warga membawa jenazah yang terlindas kereta api di brebes. Tribunjateng
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Polisi dan warga membawa jenazah yang terlindas kereta api di brebes. Tribunjateng

BREBES, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sebuah peristiwa mengenaskan terjadi di Kampung Kauman, Kelurahan Brebes, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, Selasa (2/4/2019) pagi.

Seorang ibu muda bersama dua anaknya yang masih balita tewas tertabrak kereta api (KA) Tegal Bahari.

Peristiwa tersebut terjadi di lintasan rel KA Kampung Kauman, Kelurahan Brebes, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Seorang saksi, Nano (40), warga Desa Pebatan, Kecamatan Wanasari, mengatakan kecelakaan mengenaskan tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 WIB.

Belum diketahui secara pasti identitas ketiganya karena di jasad korban tidak ditemukan identitas.

Kecelakaan bermula saat mereka berjalan kaki menyusuri rel di Kampung Kauman.

Ibu dan dua anaknya itu kemudian hendak melewati jembatan KA di atas Sungai Pemali dari arah timur menuju barat.

Baca Juga :  Penambahan Kasus Covid 19 di Jateng Tertinggi Tingkat Nasional, Razia Masker Digencarkan

Namun tanpa disadari, dari arah belakang melintas KA Tegal Bahari.

Tidak terelakkan lagi, ketiganya pun tertabrak.

Tubuh ketiga korban bahkan terseret hingga beberapa ratus meter.

“Jadi ketiga korban ini tertabrak kereta api dari arah timur di Kampung Kauman.

Kemudian tubuhnya terseret hingga ratusan meter sampai ke sini, ke Desa Pebatan,” kata Nano.

Akibat tertabrak dan terseret kereta, tubuh dua korban di antaranya hancur.

Jasadnya tercecer dari Kampung Kauman, Brebes hingga Desa Pebatan, Kecamatan Wanasari.

Sejumlah warga yang mengetahui kejadian itu kemudian melaporkan ke polisi.

Baca Juga :  Alhamdulillah, Meski Terpapar Covid-19 Kondisi Sekda Grobogan dalam Keadaan Baik dan Biasa Saja

Ada juga yang mengevakuasi tubuh para korban.

“Tubuhnya hancur.

Potongan tubuhnya ada yang terlempar ke Kampung Kauman.

Ada yang ke Desa Pebatan Wanasari

Warga mengumpulkan pakai kantong kresek,” ujarnya.

Belum diketahui secara pasti motif tewas tertabrak KA ini.

Kecelakaan biasa atau bunuh diri.

Hingga kini polisi masih menyelidiki motif kecelakaan tersebut.

Kapolsek Wanasari, AKP Mulyono saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian itu.

Korban yang tertabrak KA adalah ibu dan dua anaknya yang masih balita.

Jenazah ketiga korban itu sudah dibawa ke RSUD Brebes.

“Identitas korban ini belum diketahui.

Masih kami selidiki,” kata AKP Mulyono.

www.tribunnews.com