loading...
Ilustrasi mayat

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS. COM- Pemilu serentak 17 April 2019 kemarin menyisakan kisah duka di Karanganyar. Seorang petugas Linmas setempat bernama Suharto (50) meninggal dunia.

Pria paruh baya itu menemui ajal diduga lantaran kecaekan saat bertugas mengawal pelaksanana pesta demokrasi lima tahunan di desanya.

Informasi yang dihimpun JOGLOSEMARNEWS.COM , Suharto merupakan warga Kelurahan Tegalgede, Kecamatan Karanganyar. Ia mengawal proses tahapan Pemilu di TPS 17.

Menurut keterangan warga, korban meninggal pada Rabu (17/4/2019) malam bersamaan dengan proses perhitungan suara.

Baca Juga :  Terjebak Kirim Foto Bugil dan Alat Vital, 3 Siswi asal Karanganyar Jadi Budak Nafsu dan Disetubuhi Pemuda Serabutan Asal Solo. Satu Siswi Lolos Usai Nekat Melawan, Pelaku Akhirnya Dijebak Balik dan Dibekuk Polisi

Dari kabar yang beredar, korban meninggal setelah terjatuh dari motornya. Menurut Miranto (50) tokoh setempat almarhum bekerja sejak pagi menjalankan tugas pengamanan.

Kemudian jeda sebentar saat istirahat sekitar pukul 17.30 WIB saat proses perhitungan suara.

Saat itu korban berpamitan hendak pulang mandi. Sempat bertukar kendaraan dengan keluarganya, lalu korban terjatuh saat hendak mengendarai motornya.

Baca Juga :  Tahap Pertama New Normal Karanganyar Dibuka Untuk PKL. Bupati Ingatkan Boleh Jualan, Tapi Tanpa Masker Dihukum Berhenti Sehari, Pembeli Tak Pakai Masker Tak Boleh Dilayani!

“Sempat dilarikan ke RS PKU Karanganyar namun dalam perjalanan sudah meninggal,” tuturnya kepada wartawan.

Terpisah, Lurah Tegalgede Sawiji Hartanto mengungkapkan dari keterangan kerabat, sebelunya korban diketahui memang memiliki riwayat penyakit asam lambung. Sebelumnya, sepekan silam korban juga dikabarkan baru pulang usai menjalani perawatan di RSUD Karanganyar.

“Dugaannya penyakitnya kambuh karena kecapekan saat bertugas. Apalagi sebelumnya juga belum lama dirawat masuk rumah sakit,” tuturnya. Wardoyo