JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Awas, Pintu Tol Colomadu Diprediksi Bakal Padat Kendaraan Pemudik. Polres Kerahkan 500 Personel 

Foto/Humas
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Foto/Humas

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Pemkab Karanganyar memprediksi pintu tol Colomadu bakal padat saat arus mudik dan balik. Hal itu terungkap saat Bupati Karanganyar, Juliyatmono bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkominda) melakukan cek pos PAM di Ngasem dan Klodran, Kecamatan Colomadu.

Bupati meminta petugas jaga untuk mempersiapkan fisik prima guna kelancaran arus mudik hari raya Idul Fitri 1440 H. Orang nomor satu di Karanganyar mempredeksi bahwa pintu Tol Colomadu bakal padat.

“Pintu Colomadu bakal padat karena pemudik dari Jakarta, jika ingin ke Solo, Jogjakarta, Klaten dan sekitarnya keluar pintu ini. Sehingga petugas diharapkan ikut membantu kelancaran di pos pom Colomadu,” papar Juliyatmono di sela-sela sidak di Ngasem, Selasa (28/05/2019).

Baca Juga :  Sebut Ada Pemaksaan Gamblang, Eks Ketua PSSI Karanganyar Desak Bupati Bekukan Kepanitiaan Kongres. Ketua Panitia Kekeh Kongres Jalan Terus No Problem

Pada saat peninjauan Pos PAM Ngasem, Colomadu bupati sempat merobohkan pohon kering. Pohon kering dinilai menganggu pandangan petugas untuk mengatur lalu lintas.

Selain itu, bupati juga melakukan pengecekan di pintu tol Klodran, Colomadu. Pintu tol keluar ke arah Solo dipredeksi bakal rame pada saat arus mudik.

Baca Juga :  Hujan Badai Landa Puncak Lawu, Evakuasi Jasad Pendaki yang Tewas Sempat Terkendala. Evakuasi Sudah Berlangsung Hampir 4 Jam

Sehingga pihaknya meminta petugas yang berjaga untuk membantu kelancaraan pemudik menuju kampung halaman.

Sementara Kapolres Karanganyar, AKBP Catur Gatot Efendi mengatakan pos terpadu dan pos pam di sejumlah titik akan membantu kelancaran lalu lintas. Pihaknya meyakini pintu keluar tol Colomadu akan padat karena pemudik Jakarta akan keluar di Colomadu jika akan ke Jogja dan sekitarnya.

Pihaknya menyiapkan Satu pos terpadu, 7 pos pam dengan yang dlibatkan 500 personel dibantu 150 dari Satpol PP dan Kesbanglinmas. Wardoyo