JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Bupati Sragen Isyaratkan Pilkades Serentak 167 Desa Digelar Tanggal 27 September mendatang. Pesannya Pilih Calon Yang Begini! 

Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengisyaratkan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak tahun 2019 ini bakal digelar 27 September mendatang. Hal itu disampaikan bupati saat menghadiri safari ramadhan di Desa Pelemgadung, Karangmalang Selasa (21/05/2019).

Dalam sambutannya, bupati awalnya menyampaikan pesan dari Bank Indonesia (BI) agar masyarakat dapat bijaksana saat membeli keperluan lebaran seperti sembako atau bahan pokok lainnya.

Kemudian ia mengingatkan bahwa pada tanggal 27 September tahun ini ada sekitar 167 desa di Kabupaten Sragen yang melaksanakan Pilkades secara serentak. Oleh karenanya, ia berpesan kepada masyarakat agar memilih calon kepala desa (kades) yang kredibel dan track record-nya baik.

Baca Juga :  Terungkap, Aksi Perusakan Tugu PSHT di 3 Kecamatan di Sragen Libatkan Rombongan IKSPI. Diduga Untuk Show Of Force, Sempat Kocar-Kacir Dihalau Polisi Hingga Puluhan Motor Ditinggal

“Jangan mudah terpancing dengan serangan fajar yang nanti dilakukan oleh calon kades, satu suara jika tidak didasari hati nurani hasilnya tidak akan baik,” kata Bupati.

Sementara, Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan memberikan himbauan kepada masyarakat untuk selalu menjaga keamanan dan kondusivitas Sragen.

Baca Juga :  Sering Bikin Geger, Bupati Sragen Tegaskan Tak Ada Lagi Izin Pendirian Tugu Perguruan Silat. Tugu Yang Ada Bisa Dirobohkan Jika Ada Pelebaran!

Pihaknya juga mengingatkan untuk tidak teledor dimanapun berada khususnya saat meninggalkan rumah.

“Barang-barang yang ada di rumah sebaiknya disimpan di tempat yang paling aman. Misal kalau lagi belanja di pasar atau toko jangan lupa kunci motornya dan jaga barang-barang berharga yang dibawa seperti dompet atau HP,” pesan Kapolres. Wardoyo