JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Geger, Pembacokan di Gunung Pegat Wonogiri. Korban Dilarikan ke RS

Lelaki tewas di ukung celurit
ilustrasi / joglosemarnews
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Lelaki tewas di ukung celurit
ilustrasi

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM -Warga sekitar Gunung Pegat, Nguntoronadi, Wonogiri, digemparkan dengan kasus pembacokan yang menimpa pencari rumput, Selasa (14/5/2019).

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka parah. Hingga kini masih dirawat di rumah sakit.

Korban adalah Tayem (60), warga Dusun Kepuh Kulon Desa Bumiharjo Kecamatan Nguntoronadi. Ketika itu korban tengah mencari rumput di sisi selatan jembatan area Gunung Pegat.

Diduga dia dibacok orang tak dikenal. Korban mengalami luka parah pada bagian kepala, wajah, serta tangan.

Baca Juga :  Pasar Purwantoro Wonogiri Jadi Sasaran Rapid Test Corona, Puluhan Pedagang Hingga Juru Parkir Dapat Giliran Tes Cepat

Deny (23), warga Planjen,Kecamatan Nguntoronadi mengatakan, korban dirawat di rumah sakit. Korban menurut dia, sudah biasa mencari rumput untuk pakan ternak di area Gunung Pegat.

Dia menuturkan, pasca pembacokan, korban masih dalam kondisi sadar. Bahkan dapat berjalan dari lokasi kejadian menuju arah perkampungan sejauh 100 meter. Korban sudah berlumuran darah.

“Korban lalu meminta tolong warga dan dilarikan ke rumah sakit.
Sebagian warga kemudian mendatangi lokasi. Namun, pelaku sudah tidak ada di lokasi kejadian,” sebut dia.

Baca Juga :  Update Corona Wonogiri, Warga Eromoko Meninggal Terkonfirmasi Positif COVID-19, Berprofesi ABK Transmisi Klaster Perjalanan Surabaya

Kemungkinan, menurut dia, korban dibacok menggunakan sabit. Sebab di sekitar lokasi kejadian ada sabit yang hampir patah tapi sudah diamankan polisi.

“Barang-barang lain milik korban seperti selendang, caping, dan keranjang rumput masih di lokasi. Ada pula bekas potongan rambut korban,” terang dia. Haryanto