JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Hari Buruh, Bupati Sragen Sebut Kesejahteraan Buruh di Sragen Baik-baik Saja. Minta Perusahaan Bayar THR H-2 Pekan 

Ilustrasi demo upah buruh. Foto/istimewa
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Ilustrasi demo upah buruh. Foto/istimewa

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM  Kesejahteraan buruh di Sragen diklaim baik-baik saja. Bupati pun meminta menjelang hari buruh agar semua cooling down.

“Kesejahteraan buruh? Baik-baik saja. Menjelang hari buruh, teman-teman mau mengadakan pengajian. Terpantau tidak ada aksi, harapan saya semua bisa cooling down merayakan hari buruh,” paparnya kepada wartawan, Selasa (30/4/2019).

Baca Juga :  Belasan SMP Swasta di Sragen Menjerit Hanya Dapat Segelintir Murid Baru. Tuding Jadi Korban Sistem PPDB, Sebut Ada Indikasi Siswa Sudah Digiring ke Sekolah Negeri

Ia meminta semua serikat pekerja menggelar pengajian di instansi masing-masing saat hari buruh 1 Mei hari ini.

Lebih jauh, Bupati menyebut saat ini semua perusahaan sudah on the track sudah melakukan kewajiban UMK.

Baca Juga :  Kejamnya Kelewatan, Majikan Penyiksa TKW Asal Sragen di Arab Saudi Akhirnya Dilaporkan ke Polisi. Disnaker Pastikan Surani Tinggal Tunggu Kepulangan

Meskipun pada awal Januari ada beberapa perusahaan yang mengajukan penangguhan UMK, dalam perjalannya semua on the track.

“Kita pastikan perusahaan harus memberi THR paling tidak H min dua pekan sebelum Idul Fitri,” tukasnya. Wardoyo