loading...
Loading...
Ilustrasi anak Mudik Lebaran. pexels.com

JOGLOSEMARNEWS.COM – Saat melakukan perjalanan jauh dengan mobil sering kali anak mabuk kendaraan atau motion sickness. Hal ini biasanya terjadi pada anak dengan rentang usia 2-12 tahun.

Hal tersebut diuraikan oleh dokter spesialis anak Rumah Sakit Haji Surabaya, dr Dyah Retno Wulan SpA.

Secara sederhana, mabuk kendaraan, tutur Dyah disebabkan pergerakan laju kendaraan yang menganggu atau mempengaruhi saraf sehingga terangsang untuk pusing, mual, dan muntah.

Apa yang bisa dilakukan agar anak terhindar dari mabuk kendaraan ketika perjalanan jauh?

1. Pilih Tempat Duduk yang Pandangannya Lebih Terbuka

Dyah menuturkan untuk meminimalisir terjadinya mabuk kendaraan, anak perlu ditempatkan pada tempat duduk yang pandangannya lebih terbuka.

“Misalnya, kalau di perjalanan darat, usahakan duduk di bagian depan atau tengah. Kalau perjalanan menggunakan pesawat, paling aman di bagian tengah, sejajar dengan sayap karena jauh lebih seimbang daripada bagian belakang misalnya” tutur Dyah.

Baca Juga :  Viral Video Balita Sedang Tidur Pulas Dibangunkan Paksa Demi Ulang Tahun, Netizen Berkomentar Negatif, Ini Kata Dokter

Prinsipnya, lanjutnya, hindarkan anak dari banyak goncangan kendaraan.

2. Hindari Posisi Kepala yang Menunduk

Posisi duduk yang salah seperti menunduk selama perjalanan juga bisa membuat anak mabuk kendaraan.

“Oleh karena itu hindari membaca buku atau bermain gadget selama perjalanan. Karena, posisi kepala yang menunduk juga bisa membuat mual,” tutur Dyah.

3. Hindari Terlalu Kenyang

Selanjutnya adalah mengusahakan agar anak tidak terlalu kenyang selama melakukan perjalanan. Perut yang penuh dan belum tercena dengan baik, tutur Dyah, bisa memicu muntah jika terjadi gerakan.

“Usahakan anak-anak makan setengah jam atau satu jam sebelum melakukan perjalanan. Boleh juga diberi obat supaya mabuk,” tutur Dyah.

Baca Juga :  Viral Video Balita Sedang Tidur Pulas Dibangunkan Paksa Demi Ulang Tahun, Netizen Berkomentar Negatif, Ini Kata Dokter

4. Sediakan Waktu untuk Beristirahat

Menyediakan waktu bagi anak untuk beristirahat di sela-sela perjalanan, juga sebaiknya dilakukan. Apalagi, jika itu memang waktu tidurnya.

“Tapi posisi tidur juga harus diperhatikan. Karena ada anak yang kalau posisi tidur dia malah tambah muntah karena dia tidak melihat apa-apa, kalau seperti ini bisa dipangku. Tapi ada pula yang sebaliknya, semuanya disesuaikan dengan masing-masing anak,” tutur Dyah.

www.tribunnews.com

Loading...