loading...
Loading...
Warga dan petugas pemadam memadati jalan dekat lokasi lahan tebu yang dilanda kebakaran di Jatitengah, Sukodono, Jumat (31/5/2019). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Kebakaran hebat melanda lahan tebu di wilayah Desa Jatitengah, Sukodono, Sragen, Jumat (31/5/2019) siang. Sekitar lima hektar lahan tebu siap panen milik di lahan Pemdes, ludes dilalap si jago merah.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Namun kobaran api sempat membuat warga berhamburan panik karena lokasi lahan yang terbakar dekat permukiman dan sekolah.

Data yang dihimpun di lapangan, kebakaran terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Salah satu warga Ndayu, Jatitengah, Suyoto menuturkan api mulai berkobar sekitar pukul 12.30 WIB dan terus membesar.

“Habis Jumatan pas saya lewat, api sudah membesar. Datangnya dari arah selatan. Enggak tahu sumbernya darimana, tapi tadi langsung membesar. Warga sudah nggak bisa ngatasi,” paparnya ditemui di lokasi.

Ada sekitar lima hektar lahan yang terbakar. Sebagian besar melahap tanaman tebu siap panen, sebagian sudah bekas dipanen.

Baca Juga :  Roadshow Germas dan Pembinaan PNS Dianggap Ditunggangi Politis, Bupati Sragen: Dewan Silakan Ikut! 

Kepanikan warga tak lain karena lokasi lahan yang terbakar dekat dengan perkampungan. Di sebelah barat, selatan berdekatan dengan Dukuh Jatitengah dan Ndayu. Sedangkan di timur mengepung SDN Jatitengah 2.

Bahkan lahan di sebelah SD sempat terbakar. Tiga unit mobil pemadam kebakaran dari Sragen dikerahkan untuk menjinakkan api.

Sekitar pukul 13.45 WIB, api baru berhasil dipadamkan. Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melokalisir sisa-sisa api di beberapa titik sampai tuntas.

Sejumlah personel Polsek Sukodono juga terlihat terjun di lokasi untuk pengamanan arus lantaran lahan yang terbakar dekat dengan jalan raya Sukodono-Jatitengah.

Kapolsek Sukodono, AKP Bambang Erwadi yang ditemui di lokasi menyampaikan sekitar pukul 13.00 WIB ada laporan warga soal kebakaran di lahan tebu Jatitengah. Tim langsung bergerak menuju lokasi.

Baca Juga :  Kasus Dugaan Skandal Selingkuh Hingga Hamil di Jenar Sragen, Polisi Bakal Periksa Oknum Bayan di Ngepringan 

“Dugaan awal, sementara sumber api awalnya ada warga yang membakar daun kering di lahan yang sudah dipanen. Tapi api kemudian menjalar ke lalhan yanb masih berdiri tanaman tebunya. Kalau total lahannya sekitar 10an hektare tapi yang terbakar ini masih dilakukan pendataan. Antisipasi kita jangan sampai ada mengarah ke jiwa,” tukasnya. Wardoyo

 

 

Loading...