JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kelelahan Bertugas Pemilu, Sejumlah Polisi di Sragen Jatuh Sakit. Satu Personel di Karangmalang Terpaksa Diopname 

Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan didampingi jajaran perwira. Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan didampingi jajaran perwira. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Sejumlah personel di Polres Sragen dilaporkan mengalami sakit. Bahkan satu diantaranya terpaksa harus diopname akibat beban berat bertugas untuk pengamanan Pemilu 2019.

Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan mengungkapkan sejauh ini, memang ada beberapa personel Polri yang mengalami gangguan kesehatan akibat tugas pengamanan Pemilu. “Di Karangmalang, kemarin ada personel pegugas Pam TPS yang terpaksa kita ganti karena gangguan kesehatannya. Yang bersangkutan langsung diopname. Tapi sebelumnya memang sudah punya penyakit lama, mungkin kurang istirahat sehingga kambuh dan sakit lagi,” paparnya ditemui usai memimpin pengamanan pleno rekapitulasi suara kemarin.

Baca Juga :  Peduli Penanganan Covid-19 Sragen, PLN Surakarta Gelontor 12 Wastafel Portabel. Bupati Berharap Bisa Bermanfaat Untuk Masyarakat

AKBP Yimmy menguraikan sedangkan untuk personel lainnya yang sakit, mayoritas hanya sakit ringan. Yakni batuk pilek, panas dan radang tenggorokan.

Kemungkinan hal itu terjadi karena faktor kecapekan ditambah kondisi cuaca panas yang terjadi selama proses tahapan Pemilu berlangsung.

“Karenanya kita terus keliling cek tensi dan memberikan vitamin ke anggota. Supaya mereka tetap fit bertugas,” tukas Kapolres.

Baca Juga :  Polisi Amankan Puluhan Motor Milik Pelaku Perusakan Tugu 3 Tugu PSHT Sragen. Kapolres Sebut Masih Mendata Pelaku, Minta Semua Menahan Diri!

Ditambahkan, meski pleno sudah berakhir, tugas pengamanan masih berlanjut. Pihaknya akan menyiagakan personel untuk mengamankan tiga gudang penyimpanan kotak suara yakni di Nguwer, Krapyak dan di KPU.

Pengamanan akan dilakukan sampai nanti pengumuman hasil Pemilu tanggal 22 Mei mendatang.

“Tapi seandainya masih dibutuhkan pengamanan, kami pun siap. Kami akan selalu koordinasi dengan KPU,” tandasnya. Wardoyo