loading...
Loading...
IN, pemuda yang ditangkap polisi karena menghamili adik kandungnya. IN tak menyangka perempuan yang dikenalnya lewat Facebook adalah adik satu bapak beda ibu. Tribun Jabar/Andri M Dani

JOGLOSEMARNEWS.COM – Diawali dengan berkenalan lewat Facebook, seorang pemuda di Ciamis berinisial IN (21) menghamili gadis di bawah umur, yang tanpa ia tahu ternyata adik kandungnya sendiri.

Mahasiswa asal Maleber Ciamis tersebut saat ini mendekam di ruang tahanan Polres Ciamis.

Penyebabnya ia diduga telah menyetubuhi gadis di bawah umur hingga hamil dan melahirkan.

Tak disangka korban IN tersebut, sebut saja namanya Bunga (16), adalah adik kandungnya tapi beda ibu.

“Tapi selama ini mereka tidak pernah bertemu dan tidak pernah tahu kalau tersangka dan korban tersebut adik kakak, saudara kandung beda ibu,” kata Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso yang didampingi Kasat Reskrim AKP Hendra Virmanto dan Kasubag Humas Polres Ciamis Iptu Hj Iis Yeni kepada Tribun Jabar dan wartawan lainnya di Mapolres Ciamis, Rabu (29/5/2019).

“Awalnya mereka berkenalan di Facebook sehingga terjadilah kejadian tersebut,” ujarnya.

Dari perkenalan IN dengan Bunga tersebut kemudian berlanjut dengan pertemuan pada bulan Agustus 2018.

Baca Juga :  Teror Ular Kobra Masih Berlanjut, Giliran Warga Duren Sawit Heboh

Setelah pertemuan itu terjadi persetubuhan di bawah paksaan sebanyak 3 kali.

Pertama dilakukan di rumah tersangka IN, kemudian di sebuah rumah kos di Cigembor, dan terakhir di Garut.

Korban yang merupakan gadis di bawah umur tersebut hamil dan kemudian melahirkan.

Akibat kejadian tersebut kedua belah keluarga dipertemukan.

Dari pertemuan tersebut semuanya kaget, karena ternyata dan baru diketahui kalau antara pelaku dan korban adalah anak dari bapak yang sama cuma beda ibu.

“Pelaku ditinggalkan bapaknya sewaktu masih di kandungan,” kata AKBP Bismo Teguh Prakoso.

Kejadian yang memalukan tersebut sudah mempertemukan kakak-adik satu bapak beda ibu.

Namun nasi sudah terlanjur jadi bubur.

Bunga hamil dan malah melahirkan akibat perbuatan IN, yang ternyata kakaknya sendiri.

Mereka masih sedarah.

“Korban hamil dan sekarang sudah melahirkan. Korban juga tidak lagi melanjutkan sekolahnya. Untuk kondisi psikologis korban, PPA Polres Ciamis dan P2TPA2 melakukan trauma healing dengan melibatkan ahli,” ujar AKBP Bismo Teguh Prakoso.

Baca Juga :  Presiden PKS Ingin Bertemu Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri

Pelaku diciduk setelah pihak keluarga korban melaporkan kejadian yang menimpa Bunga tersebut ke petugas.

Pelaku, IN kini terancam hukuman kurungan 5 sampai 15 tahun penjara seperti yang diatur ketentuan Pasal 76 (d) jo pasal 81 ayat (1) dan atau Pasal 76 (e) jo pasal 82 ayat (1) UU No 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak di bawah umur.

Satu baju tidur, satu celana dalam, dan 1 buah bra disita sebagai barang bukti pada kasus ini.

www.tribunnews.com

Loading...