JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Ketua PKUB Colomadu Karanganyar Sebut People Power Gerakan Inkonstitusional dan Hanya Meresahkan Masyarakat

Riyanto. Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Riyanto. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Ketua PKUB Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Riyanto menyatakan sikap dengan tegas menolak gerakan people power terhadap hasil Pemilu. Penolakan itu dikarenakan gerakan people power sudah termasuk gerakan di luar konsitusi atau inkonstitusional.

Hal itu disampaikan tokoh agama asal Dukuh Tohudan, Desa Tohudan, Colomadu itu menyikapi menghangatnya isu people power belakangan ini.

Baca Juga :  Terhantam Pandemi Covid-19,  Mata Trans Kehilangan Omset Rp 19 Miliar. Masih Bisa Bagikan CSR untuk Masyarakat

“Kami PKUB Kecamatan Colomadu menyatakan sikap menolak segala gerakan people power karena itu inkonstitusional yang justru akan meresahkan masyarakat khususnya di Karanganyar,” paparnya Selasa (14/5/2019).

Sebaliknya, Riyanto menilai pelaksanaan Pemilu utamanya di Karanganyar sudah berjalan secara tertib, aman, terkendali dan sukses.

Baca Juga :  Komunitas Kabar Sepakbola Karanganyar Ungkap 3 Kejanggalan Jelang Kongres PSSI. Sebut Ada Tandatangan Dukungan Didengkul Hingga Syarat Calon Harus S1, Desak Kongres Ditunda!

Ucapan terimakasih bahkan tak lupa ia sampaikan untuk penyelenggara Pemilu, TNI dan Polri yang sudah berperan besar menciptakan kondusivitas sehingga Pemilu berjalan dengan lancar. Wardoyo