loading...
Loading...
Ilustrasi tim saat mengevakuasi jasad korban tewas di kecelakaan maut Xenia gasak tronton di Tol Sragen-Ngawi, wilayah Sambungmacan, Selasa (4/12/2018) malam. Foto/istimewa

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Kecelakaan maut di ruas tol Sragen-Ngawi kilometer 537 tepatnya di Pampang, Pilangsari, Ngrampal, Sragen Selasa (7/5/2019) menyisakan kemirisan. Sebuah mobil Isuzu Panther hancur usai menggasak guardrail atau besi pembatas jalan.

Tak hanya itu, kondisi korban yakni penumpang mobil yang tewas seketika itu ditemukan dalam kondisi sangat mengenaskan.

“Korban satu orang meninggal. Dia mengalami leher patah, tulang dada dan tulang rusuk kiri patah tertutup. Lalu kaki kiri putus dari pangkal paha, pendarahan telinga kiri, Lipatan paha kanan dan kiri robek dan meninggal di lokasi kejadian,” ujar salah satu petugas yang mengevakuasi korban di lokasi kejadian.

Data yang dihimpun JOGLOSEMARNEWS.COM, kecelakaan maut itu terjadi Selasa (7/5/2019) pagi sekitar pukul 04.47 WIB.

Baca Juga :  Kronologi Kecelakaan Maut Mobil Dinas Pemkab Sragen Tewaskan Satu Pemotor di Nglorog. Mobil Diketahui Sempat Begini Sebelum Menggasak 2 Motor... 

Mobil malang itu diketahui bernopol T 1492 LL. Mobil dikemudikan Dwi Cahyo Kuncoro (27) karyawan swasta asal Graha Prima Blok H RtlT 06/06 Mangunjaya, Tambun Selatan, Bekasi.

Korban tewas adalah penumpang di mobil itu. Ia diketahui bernama Alex Iskandar (45) asal alamat yang sama. Proses evakuasi berlangsung dramatis. Jasad korban terjepit di antara bodi mobil yang ringsek berhimpitan dengan besi guardrail.

Menurut olah TKP kepolisian, kecelakaan bermula ketika mobil melaju dari Ngawi ke arah Sragen.

Diduga mobil melaju dalam kecepatan tinggi. Sesampai di lokasi, pengemudi hilang kendali.

Mobil warna merah itu kemudian oleng ke kiri dan menghantam besi pembatas di tepi kiri jalan tol. Duarr, mobil langsung nyungsep menancap ke besi guardrail.

Nahas, Alex yang duduk di depan kiri, tewas seketika dengan luka cukup parah. Mobil ringsek, namun pengemudinya selamat. Korban tewas langsung dievakuasi oleh Dias dan Ilham dari JSN pengelola tol Sragen-Ngawi.

Baca Juga :  Hari Anti Korupsi, Formas Ungkap Masih Banyak Indikasi Korupsi di Sragen. Desak Penegak Hukum Berani Tajam ke Atas, Minta Koruptor Dihukum Mati!  

Kurniawan melalui Kasatlantas AKP Dani Permana Putra membenarkan adanya kecelakaan maut itu.

Menurutnya kecelakaan terjadi karena kelalaian pengemudi.

“Karena faktor human error,” tukasnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM. Wardoyo

 

Loading...