loading...
Loading...
Mashuri Syahroni. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Penolakan gerakan people power terus berdatangan dari tokoh agama di Karanganyar. Pengasuh Ponpes Roudlotul Cholili, KH Mashuri Syahroni menyatakan tegas menolak segala bentuk tindakan dan gerakan mengarah inkonstitusional terkait hasil Pemilu.

Pernyataan itu disampaikan menyikapi munculnya isu soal gerakan people power belakangan ini. Ia mengatakan menolak gerakan inkonstitusional termasuk people power.

“Kami menolak bentuk-bentuk inkonstitusional, gerakan people power atau main hakim sendiri. Karena Pemilu sudah berjalan dengan jujur, adil, transparan dan tidak ada kecurangan,” paparnya, Kamis (16/5/2019).

Baca Juga :  Lentera Kritisi Kinerja DPRD Karanganyar Tak Ubahnya Hanya Tukang Stempel Draft Anggaran. Anggaran Rp 2 Triliun Dibahas Sekejap, Kunker dan Studi Banding Nihil Hasil

Lebih lanjut, ia mengatakan pihaknya mengapresiasi pelaksakaan Pemilu yang sudah berjalan demokratis, adil dan transparan. Pihaknya mengapresiasi kinerja TNI, Polri yang sudah mewujudkan pengamanan sehingga Pemilu bisa berjalan lancar dan kondusif. Wardoyo

Baca Juga :  Klaim Kandang Banteng, PDIP Jawa Tengah Sesumbar Targetkan Kemenangan 60 % di Pilkada Serentak 2020 di 21 Kabupaten Kota

 

Loading...