loading...
Loading...
Triawati

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM– Memaknai Bulan Ramadhan sebagai bulan yang penuh berkah, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region IV wilayah Jawa Tengah dan DIY, menyelenggarakan kegiatan buka bersama dengan UKM dan komunitas atau disebut menjadi “Beduk” di Pondok Pesantren Tahfiz Al-Quran Ibadurahman, Serengan Solo pada Jumat (10/5/2019). Berkerjasama dengan dengan Komunitas pengguna Brightgas, kegiatan ini tidak hanya sekedar untuk bersilaturahmi tetapi juga untuk berbagi ilmu bersama para santri dan jamaah masjid Ibadurahman lainnya.

Bersama para wirausaha yang mayoritas adalah pengusaha di bidang kuliner, para santri ini diberikan pelatihan Cooking Class membuat Muffin. Di sela-sela kegiatan tersebut, Ismail Ronny Prasetyo sebagai perwakilan dari forum UKM menjelaskan bahwa tujuan Komunitas UKM dan Bright Gas ini adalah untuk berbagi ilmu dan menularkan jiwa wirausaha kepada para jamaah masjid, khususnya para santri sehingga ketika mereka lulus juga bisa membuka lapangan kerja.

Baca Juga :  Mahasiswa UNS Sabet Dua Penghargaan di WINTEX 2019

Sementara itu, Andar Titi Lestari, Unit Manager Communication & CSR MOR IV mengatakan bahwa program Beduk ini juga merupakan bagian dari program Pertamina Berbagi, “Tidak hanya berbagi materi saja tapi juga kami ingin membagikan ilmu wirausaha dan pengetahuan tentang produk pertamina, khususnya produk Brightgas yang merupakan produk LPG berkualitas dan cocok digunakan menjadi sahabat para wirausahawan di bidang industri makanan,” ungkapnya dalam rilis, Senin (13/5/2019).

“Bright Gas mempunyai beberapa keunggulan yang tidak dimiliki oleh produk LPG Pertamina lainnya. Seluruh tabung Bright Gas telah dilengkapi dengan katup pengaman ganda (Double Spindle Valve System) yang membuatnya 2x lebih aman dari kebocoran. Sehingga jika salah satu katupnya rusak, gas tidak akan langsung keluar dari tabung tetapi akan tertahan oleh katup pengaman yang lain,” tambah Andar.

Baca Juga :  Kadiskesau Beri Pengarahan Personel RS dr. Siswanto Lanud Adi Soemarmo

Adeka Sangtraga Hitapriya sebagai Sales Executive LPG Rayon V, memaparkan bahwa saat ini di wilayah ex karesidenan Surakarta (Boyolali, Surakarta, Karanganyar, Klaten, Sragen, Sukoharjo dan Wonogiri )terdapat tren kenaikan penggunaan Brightgas dari tahun 2017 ke tahun 2018 melesat naik menjadi 312 % atau setara dengan kenaikan 6.898 MT. “Tahun 2017 produk Brightgas baru 3.250 MT yang di serap di wilayah ini, di tahun 2018 menjadi 10.148 MT penyerapannya, naik hingga 3 kali lipat. Ini menandakan bahwa saat ini sudah banyak masyarakat yang paham bagaimana memilih gas LPG yang berkualitas,” paparnya.

Baca Juga :  Bawaslu Solo Resmikan Kampung Anti Politik Uang

Ditambahkan pula bahwa selama masa libur Lebaran nanti, 86 Agen PSO (LPG Subsidi) dan 16 Agen NPSO (LPG non subsidi) di wilayah ex karesidenan surakarta (Boyolali, Surakarta, Karanganyar, Klaten, Sragen, Sukoharjo dan Wonogiri ) akan menjadi Agen Siaga, yaitu Agen yang akan beroperasi hingga hari Minggu sejak H-15 sampai H+15 setelah Lebaran. “Jadi, masyarakat tidak perlu resah, karena Pertamina selalu memastikan ketersediaan LPG 3kg terjaga sesuai kebutuhan di masyarakat,” tukasnya. Triawati PP

Loading...