loading...
Loading...
tribunnews

SLEMAN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Status Guru Besar yang disandang politikus senior Amien Rais sudah tidak berlaku lagi. Hal itu dikatakan Ketua Dewan Guru Besar UGM Profesor Koentjoro, Jumat (24/5/2019).

Menurut Koentjoro, jabatan Guru Besar hanya berlaku secara akademik, alias di lingkungan UGM saja.

“Beliau kan saat ini sudah pensiun, jadi seharusnya jabatan sebagai Guru Besar otomatis juga hilang,” kata Koentjoro, Jumat (24/5/2019).

Baca Juga :  Menhub Mengaku Diperintah Presiden Siapkan Konektivitas Joglosemar 

Hal serupa juga disampaikan oleh Rektor UGM Panut Mulyono.

Menurutnya, secara institusi Amien Rais sudah purna dari UGM.

Secara struktur organisasi pun tidak memiliki ikatan lagi dengan UGM.

Itu sebabnya, Panut menyatakan apa pun pernyataan yang dilontarkan oleh Amien Rais jelas menjadi tanggung jawab pribadi, bukan lagi tanggung jawab universitas.

Baca Juga :  21 Desa di 9 Kecamatan Kabupaten Sleman Akan Terimbas Tol Bawen-Yogyakarta dan Solo-Yogyakarta, Ini Daftarnya

Dosen FISIPOL UGM Mochtar Masoed turut menegaskan bahwa Amien Rais adalah warga bebas.

Sebab pihak UGM menyatakan menjunjung tinggi nilai kebebasan seseorang.

Termasuk dalam hal menyampaikan pendapat.

“Siapa pun juga tidak bisa mengendalikan pikiran seseorang,” kata Mochtar.

Baca Juga :  Tekan Kecelakaan Di Rel Sebidang, KAI Daops 6 Sosialisasi di Perlintasan

Menurut situs resmi Keluarga Alumni FISIPOL UGM (Kafispol Gama), Amien Rais diketahui memang memiliki gelar Guru Besar UGM di bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Amien Rais juga diketahui merupakan lulusan jurusan Hubungan Internasional angkatan 1962.

www.tribunnews.com

Loading...