loading...
Loading...
Tim Polres dan Polsek Masaran saat melakukan olah TKp di lokasi gudang Unilever Gebang Masaran yang disatroni 9 perampok, Senin (17/6/2019). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM- Kawanan perampok beraksi membobol gudang milik CV Dian Pratama Unilever, Senin (17/6/2019) dinihari. Sembilan perampok bersenjata linggis dan parang beraksi menggasak brankas berisi uang tunai sebesar Rp 280 juta di gudang yang berlokasi di Jl. Raya Solo – Sragen KM 8, Dukuh Mojoasri RT 01/RW01, Desa Gebang, Kecamatan Masaran, Sragen.

Pelaku beraksi dengan menyekap dua orang Satpam yang berjaga pada saat kejadian. Dua Satpam yang diperdaya itu masing-masing bernama Riyanto (34), Kampung Teguhan RT 05/RW 04, Plumbungan, Karangmalang, Sragen dan Parji (48) asal Jambanan RT 3, Jambanan, Sidoharjo.

Baca Juga :  Resmi Tersangka Korupsi Alsintan, Oknum Pengurus DPC PDIP Sragen dan Perangkat Desa Gesi Belum Ditahan. Ini Penjelasan Kapolres Sragen!

Keduanya mengalami luka lecet pada pergelangan kedua tangan dan memar pada dahi akibat dilakban serta diikat dengan tali.

Keduanya sempat dipukuli oleh pelaku sebelum kemudian dibiarkan terkapar dalam ruangan selama dua jam. Data yang dihimpun di lapangan, aksi perampokan diketahui sekitar pukul 02.30 WIB.

Aksi perampokan terjadi saat situasi tengah malam. Aksi baru terbongkar ketika salah satu Satpam yang disekap bisa melepas lakban di mulutnya lalu berteriak minta tolong.

Baca Juga :  Heboh Puluhan Siswa SMK Negeri 2 Sragen Berpose Sambil Kibarkan Bendera HTI di Sekolah. Mulai Terpapar Radikalisme? 

Teriakan didengar oleh Ketua RT, Sutrisman (45) warga Mojoasri RT 01/RW 01 Gebang, Masaran, Sragen sekitar pukul 04.30 WIB.

Menurut keterangan saksi, pagi itu ia kaget saat mendengar teriakan minta tolong dari arah gudang. Saat dicek, ia sudah mendapati dua orang Satpam gudang dalam kondisi terkapar dengan mulut dilakban dan tangan kaki terikat.

Baca Juga :  Miris, Sebelum Disetubuhi Ternyata Siswi SMP Gemolong Lebih Dulu Diajak Nonton Video Asusila Oleh Pacarnya 

“Pelaku diperkirakan berjumlah sembilan orang. Semuanya diketahui tiba-tiba sudah ada di dalam gudang. Lalu menyekap dua orang Satpam dan mengikat tangan mereka. Lalu membobol brankas di gudang,” papar Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kapolsek AKP Agus Taruna, Senin (17/6/2019).

Para pelaku merusak brankas dan menggondol uang tunai sebesar Rp 280 juta yang ada di dalam gudang. Selesai beraksi, pelaku merampas kunci dari tangan Satpam dan kabur lewat pintu depan. Wardoyo

Loading...