JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Antisipasi Kerusuhan, Gedung MK Dipagari Kawat Berduri

Tempo.co
madu borneo
madu borneo
madu borneo

Tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Hari ini, Kamis (27/6/2019), gedung Mahkamah Konstitusi (MK) mendapat pengamanan ekstra ketat, bertepatan dengan pembacaan putusan sidang sengketa Pilpres 2019.

Pantauan di lapangan hingga Rabu malam, sepanjang gedung MK dipagari kawat berduri. Sejumlah ruas jalan di seputar Gedung MK ditutup dengan pagar beton.

Jalan dari Patung Kuda ke Jalan Medan Merdeka Barat juga ditutup. Namun arah sebaliknya masih dibuka. Puluhan polisi pun berbaris dan berjaga-jaga mulai malam tadi.

Baca Juga :  Puncak Hujan Januari-Februari 2021, BMKG Ingatkan La Nina Bisa Tingkatkan Intensitas Curah Hujan dari Kondisi Normal

Aparat keamanan menyiagakan 47 ribu personel gabungan yang diturunkan untuk mengamankan sidang terakhir sengketa pilpres 2019.

Rinciannya, 17 ribu  personel TNI dan 28 ribu anggota Polri. Ada pula personel dari pemerintah daerah sebanyak 2 ribu. Fokus pengamanan adalah gedung MK dengan jumlah personel sekitar 13 ribu.

Baca Juga :  Diisukan Meninggal, Mantan Wapres Hamzah Haz Masih Dirawat di ICU RSPAD Gatot Subroto. Kondisi Kesehatannya Menurun

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menginstruksikan personel yang mengamankan sidang putusan sengketa hasil pilpres 2019 untuk tidak membawa peluru tajam.

“Saya sudah menegaskan kepada anggota saya tidak boleh membawa peluru tajam, itu protap (prosedur tetap)-nya,” kata Tito di  Markas Besar Kepolisian RI (Mabes Polri), Jakarta Selatan, Selasa kemarin.

www.tempo.co