loading...
Loading...
Tim pemadam kebakaran saat berjibaku memadamkan api yang meludeskan rumah PNS penjaga SD Girimargo Miri Selasa (18/6/2019). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM- Kebakaran hebat melanda rumah milik Dulwakid Loso (57) warga Dukuh Sambirejo RT 19, Desa Girimargo, Miri, Selasa (18/6/2019) siang. Rumah milik PNS yang bertugas sebagai penjaga SD Girimargo 3 Miri itu ludes dilalap si jago merah.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Namun kerugian material mencapai puluhan juta.

Data yang dihimpun di lapangan, kebakaran terjadi sekira pukul 11.30 WIB. Kobaran api terjadi saat korban tengah salat dhuhur di masjid dukuh setempat.

Baca Juga :  Kecelakaan Maut Truk Gandeng VS Motor di Purwosuman Sragen. Pemotor Asal Karangmalang Ditemukan Tewas Mengenaskan 

Saat itu, istri korban sedang berada di rumah. Bersamaan dengan itu, api mendadak berkobar dan membakar dari arah belakang rumah.

Istri korban langsung berteriak minta tolong dan warga langsung berhamburan memberikan bantuan pemadaman.

Namun kondisi api yang terlanjur membesar ditambah cuaca panas, membuat api makin menjadi. Tak lama berselang, mobil pemadam kebakaran Sragen tiba membantu pemadaman.

Baca Juga :  Semalaman Tak Pulang, Pensiunan Ditemukan Tewas Tergeletak di Persawahan Desa Sidoharjo Sragen

Setelah hampir satu jam berjibaku memadamkan api bersama warga, kebakaran baru bisa mereda. Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasubag Humas AKP Agus Jumadi mengatakan seusai kejadian, tim Polres dan Polsek langsung terjun ke lokasi untuk melakukan olah TKP.

Dari hasil olah TKP, menarik kesimpulan dimungkinkan kebakaran rumah tersebut berasal dari sisa api yang belum tuntas di tungku bekas istri korban memasak pagi tadi.

Baca Juga :  Kejari Sragen Klaim Selamatkan Rp 247 Juta Uang Negara Dari Kasus Tipikor Sragen. Berikut Rekam Jejak Kinerja Kejari 2019!

“Karena memasaknya dengan menggunakan kayu bakar. Pada saat kejadian istri korban berada dirumah mengetahui kejadian tersebut diatas langsung meminta tolong kepada warga sekitar, ” terangnya.

Atas kejadian itu, korban mengalami kerugian Rp 30 juta. Wardoyo

Iklan
Loading...