JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kecelakaan Tragis 2 Pemotor di Masaran Sragen, Remaja Ngebut Gasak Bapak-Anak Hingga Patah 

Ilustrasi kecelakaan motor ringsek di Sragen. Foto/Dok JSnews
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Ilustrasi kecelakaan motor ringsek di Sragen. Foto/Dok JSnews

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Kecelakaan antara dua pengendara motor terjadi di jalan Solo-Sragen KM 19, tepatnya di depan Puskesmas Masaran, tadi malam. Gara-gara kurang sigap, pengendara motor menggasak bapak anak yang berboncengan motor di depannya.

Kecelakaan terjadi Sabtu (1/6/2019) malam sekitar pukul 19.30 WIB. Melibatkan pengendara Honda GL Pro  AD 4446 P yang dinaiki Imam Aji Prasetyo (16) Bamping RT 26, Pringanom, Masaran dan Honda CBR AD 2668 BIE yang dikendarai bapak anak, Juwadi Ardullah (41) asal Purworejo, RT 10/3, Jurangjero, Karangmalang.

Baca Juga :  Alhamdulillah, Hasil Swab Pertama 10 Pasien Positif Covid-19 Tersisa di Sragen Sudah Negatif. Bupati Yuni Isyaratkan Kabar Baik Ini!

Juwadi memboncengkan putranya, Angga Reza Aditya (12).

Data yang dihimpun di lapangan dan hasil olah TKP kepolisian, kecelakaan bermula ketika kedua motor sama-sama melaju dari arah barat (Solo). Posisinya Honda CBR di depan, dan GL Pro di belakangnya.

Sesampai di lokasi kejadian, pengendara Honda CBR hendak belok ke kanan. Rupanya pengendara GL Pro tak sigap dan langsung menggasak pengendara Honda CBR.

Tabrakan hebat pun tak terhindarkan. Pengendara GL Pro mengalami luka kaki tangan lecet, hidung keluar darah dan diopname di RS PKU Masaran.

Baca Juga :  Hasil Olah TKP Kecelakaan Maut di Plupuh, Kasat Lantas Sragen Ungkap Kondisi Sopir Truk Saat Gasak Bocah dan Ibu Anak Hingga Tewas di Plupuh

Sementara, Juwadi mengalami luka patah paha kanan, patah punggung dan diopname di RS PKU Masaran.

Pun dengan anaknya yang mengalami luka lecet pada kaki dan tangan, juga dirawat di RS PKU Masaran.

Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasubag Humas AKP Agus Jumadi membenarkan laporan kecelakaan itu. Saat ini kasus tersebut sudah ditangani penyidik. Wardoyo