loading...
Lelaki tewas di ukung celurit
ilustrasi

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Keindahan suasana Idul Fitri dikoyak oleh insiden pengeroyokan yang berujung pada  korban tewas.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Pemandangan III, Pademangan Barat, Jakarta Utara, Rabu (5/6/2019) sekitar pukul 03.00 WIB.

Seorang remaja 19 tahun, ASA, tewas dalam insiden di malam takbiran itu.

“Korban mengalami luka robek di pipi kanan, telinga kanan, tengkuk, punggung dan di tangan kiri,” kata Kepala Kepolisian Sektor Pademangan Komisaris Julianthy dalam keterangan tertulis, Kamis (6/6/2019).

Julianthy mengatakan, korban merupakan warga Jalan Budimulia, Pademangan Barat Jakarta Utara.

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Pademangan Ajun Komisaris Made Oka menjelaskan, pengeroyokan bermula saat korban dan teman-temannya melaksanakan takbir keliling dan melintas di Jalan Gunung Sahari depan Mangga Dua Square.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Akhirnya Keluarkan Cegah Mudik untuk Batasi Persebaran Corona

Kemudian, ujar Made, rombongan korban bertemu dengan rombongan pelaku di tempat kejadian perkara.

“Lagi takbir keliling, lewat, kemudian mungkin ada salah paham di sana,” kata Made.

Made melanjutkan, rombongan pelaku lantas mengejar rombongan korban. Saat pengejaran, korban tertinggal dari teman-temannya dan dikeroyok oleh para pelaku hingga dihujani sabetan parang.

Polisi telah menetapkan satu tersangka dengan inisial FS, 20 tahun. pelaku adalah warga Jalan Pisang Batu, Mangga Dua Selatan, Jakarta Pusat. Dia membacok korban menggunakan senjata tajam jenis parang.

Baca Juga :  Ganggu Pengiriman Logistik, Jokowi Tegur Kepala Daerah yang Tutup Akses Transportasi

Made mengatakan, pelaku utama FS dijerat dengan Pasal 170 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Polisi, kata Made, juga telah mengamankan dua pelaku lain. “Yang dua orang lagi masih kita dalami dalam penyelidikan,” kata dia.

www.tempo.co