JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Ma’ruf Amin Tak Khawatir Jabatannya di Bank Syariah Dijadikan Alat Bukti Kubu Prabowo

Tempo.co
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Tempo.co

SUMEDANG, JOGLOSEMARNEWS.COM – Capres 01  Ma’ruf Amin menegaskan, jabatan sebagai dewan pengawas di Bank Syariah Mandiri dan BNI Syariah tidak menjadi masalah sekalipun dia mencalonkan diri sebagai calon presiden.

Pasalnya, jabatan di dua bank itu bukan perusahaan Badan Usaha Milik Negara, melainkan hanya anak perusahaan.

“Karena itu, saya tidak diminta untuk mundur dari posisi di bank tersebut,” kata Ma’ruf saat menghadiri halal bihalal di Gedung Negara Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (12/6/2019).

Dua jabatan itulah yang belakangan  dipersoalkan kubu pasangan Prabowo Subianto – Sandiaga Uno. Ma’ruf mengatakan, jabatan itu diperbolehkan ketika dirinya mencalonkan wakil presiden.

Baca Juga :  Sampai Mei 2020, Utang Klaim Jiwasraya Melambung jadi Rp 19 T

Karena dibolehkan, Ma’ruf yakin tidak akan menggugurkan dirinya sebagai cawapres mendampingi Joko Widodo.

Ia justru telah melepas jabatan selaku pengarah di Badan Pembina Ideologi Pancasila atau BPIP. Lembaga ini diketuai Megawati Soekarnoputri.

Posisinya berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden. Tugasnya membantu Presiden dalam merumuskan arah kebijakan pembinaan ideologi Pancasila, melaksanakan koordinasi, dan sinkronisasi.

Dua jabatan di bank itulah yang dipersoalkan kubu Prabowo – Sandi dan dijadikan sebagai alat bukti dalam gugatan pemilihan presiden ke Mahkamah Konstitusi (MK). Sidang sengketa pilpres ini akan digelar mulai Jumat (14/6/2019).

Baca Juga :  Yasona Bawakan Buron Maria Pauline untuk Negara, Fadli Zon: Jangan Karena Takut Direshuffle

Jabatan yang justru diminta melepas, kata Ma’ruf, yaitu sebagai pengarah di Badan Pembina Ideologi Pancasila atau BPIP.

“Justru saya diminta mundur di BPIP. Saya sudah mundur sebelum pencalonan,” ujarnya.

Cicit dari ulama kenamaan Syeikh Nawawi Al-Bantani itu mengaku tidak khawatir jabatan di dua bank syariah dijadikan alat bukti oleh tim Prabowo – Sandiaga di MK.

“Kan saya tidak diminta mundur, jadi nggak masalah,” kata Ma’ruf Amin.

www.tempo.co