loading...
Loading...
Triawati

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM– Polresta Surakarta melakukan evaluasi pelaksanaan operasi Ketupat Candi 2019 yang telah berakhir dan mencatatkan turunnha angka kecelakaan lalu lintas di Kota Solo. Meskipun jumlah pemudik meningkat, namun angka kecelakaan menurun.

Hal itu disampaikan Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ribut Hari Wibowo usai menggelar apel konsolidasi berakhirnya operasi ketupat candi 2019 di halaman Mapolresta Surakarta, Kamis (13/6/2019).

Baca Juga :  PMI Solo Kirim Air Bersih ke Daerah Kekeringan di Kecamatan Pracimantoro dan Parangguito Wonogiri

“Saya ucapkan terima kasih, kepada para anggora baik dari TNI, Polri, dan stakeholder lain yang terlibat pengamanan saat lebaran. Dan selama pelaksanaan operasi ketupat candi 2019, meskipun jumlah pemudik naik namun angka kecelakaan menurin,” urainya.

Namun demikian, kondisi tersebut berbanding terbalik dengan angka kriminalitas di Kota Solo yang masih menunjukkan angka yang sama.

Baca Juga :  Berjuang Sehari, Bocah Tertimpa Pohon Saat CFD Solo Meninggal Dunia

“Jumlah kriminalitas sama dengan tahun kemarin, yaitu ada empat kasus kriminalitas. Ada kenaikan kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yakni bertambah satu kasus. Dan hal ini harus dijadikan bahan evaluasi kita tahun depan polanya harus kita antisipasi,” imbuh Kapolresta.

Baca Juga :  Grup Patah Tulang Indonesia, Saling Dukung Hadapi Komplikasi Patah Tulang

Di sisi lain, apel juga dilaksanakan sebagai persiapan PAM Perselisihan Hasil Pemilu.

“PAM ini semua sudah kita jaga, kita lakukan pengamanan di KPU dan Bawaslu, seperti yang sudah kita lakukan sebelumnya. Insya Allah Solo aman, Solo Adem, Solo nyaman,” tukasnya. Triawati PP

Iklan
Loading...