loading...
Warga melintas di antara sampah yang berserakan di luar TPS Alas Kethu.

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM -Untuk mengatasi permasalahan sampah, Pemkab Wonogiri menggodok rencana pembangunan tempat pengolahan sampah terpadu (TPST). Sistem TPST diklaim mampu menekan produksi sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir (TPA).

Dinas Lingkungan Hidup Wonogiri berusaha menekan sampah yang dibuang ke TPA nantinya hanya 20 persen. Sementara sisanya, sebanyak 80 persen dapat didaur ulang di TPST terlebih dahulu.

“Yang 80 persen ini, sampah yang bisa didaur ulang. Seperti sampah plastik dan kaca, dan yang 20 persen ini yang sudah tidak bisa lagi didaur ulang barulah masuk ke TPA,” kata Kabid Kebersihan dan Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup(LH) Wonogiri, Totok Prasojo, Sabtu (8/6/2019)

Baca Juga :  Solidaritas di Tengah Pandemi Corona, Aksi Bagi-bagi Masker Terus Berlanjut di Wonogiri. Kali Ini Menyasar Pedagang dan Pengunjung Pasar Batuwarno

Sampah-sampah tersebut, kata dia, nantinya akan dikelola, bisa masyarakat setempat atau jika perlu pemerintah setempat.

Menurut dia, jumlah produksi sampah yang dihasilkan masyarakat Wonogiri setiap tahunnya mengalami peningkatan. Bahkan, saat ini dalam sehari saja mencapai lebih dari 400 meter kubik. Haryanto