JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

TKN Siap Menyambut Demokrat untuk Bergabung di Koalisi Jokowi

Tempo.co
madu borneo
madu borneo
madu borneo

Tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM –  Dipersilakan keluar dari koalisi pendukung Prabowo-Sandiaga, Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf siap sambut Partai Demokrat dan PAN.

TKN  menilai langkah dua pimpinan Partai Demokrat: Agus Harimurti Yudhoyono dan Edhie Baskoro Yudhoyono, menghadiri open house Presiden Jokowi dan berkunjung ke kediaman Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri, kemarin, merupakan gesture politik yang baik.

“Tentu ini akan semakin menyejukkan suasana politik yang agak memanas akhir-akhir ini,” kata Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional Joko Widodo – Ma’ruf Amin, Ahmad Rofiq ketika dihubungi Tempo, Kamis (6/6/2019).

Baca Juga :  Lansia dan Anak-anak Belum Boleh Terima Vaksin Covid-19, Ini Sebabnya

Rofiq menilai kedatangan dua anak Susilo Bambang Yudhoyono itu, lebih dari sekadar bersilaturahmi di Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah ini.

Ia melihat kedatangan mereka membawa pesan dari jajaran pimpinan Partai Demokrat kepada Jokowi, bahwa partai biru itu telah menerima hasil pemilu dan siap untuk mendukung pemerintahan.

Sekretaris Jenderal Partai Perindo itu pun mengatakan TKN siap menyambut jika memang Demokrat benar-benar memutuskan bergabung dengan koalisi. Rofiq menegaskan pada prinsipnya, mereka siap menerima Demokrat selama partai itu mendukung Jokowi.

Baca Juga :  Kasus Korupsi di PT Dirgantara Indonesia, KPK Tetapkan Dirut PAL Sebagai Tersangka

“Ini lebih mengutamakan pada kepentingan bangsa dan negara. Maka tentu kami akan memberikan pertimbangan jauh lebih khusus. Kita lihat perkembangan selanjutnya,” kata Rofiq.

Selama ini, hubungan antara Partai Demokrat dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang mengusung Jokowi, memang selalu berlawanan.

Sejak Pemilu 2004 hingga 2009, Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, selalu menghadapi Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, dalam kontestasi pemilihan presiden. 

www.tempo.co