JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Semarang

Tragis, Petani Ditemukan Tewas Tenggelam di Sungai. Saat Ditemukan Masih Pegang Tali Timba

Foto/Humas Polda
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Foto/Humas Polda

CILACAP, JOGLOSEMARNEWS.COM Ahmad Saefudin (49) warga Dusun Sidadadi RT 2/RW 6 Desa Bulaksari,  Kecamatan Bantarsari, Kabupaten Cilacap ditemukan warga sudah tak bernyawa di Sungai Citandui.

Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto melalui Kapolsek Bantarsari Iptu Sulimin, Kamis (19/6/2019) mengatakan bahwa korban ditemukan meninggal di Sungai Citandui Timur wilayah Dusun Karangreja, Desa Bulaksari, Kecamatan Bantarsari, Kabupaten Cilacap pada sekira pukul 18.00 WIB.

Kapolsek menjelaskan bahwa peristiwa tersebut berawal saat pagi siang hari korban pamit kepada keluarga untuk pergi ke sawah mengendarai sepeda motor. Korban pamit hendak melakukan penyiraman.

Baca Juga :  Waspadalah, Curutu Tanpa Cukai di Wonosobo Disita

“Sampai magrib korban belum pulang dari sawah. Karena khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan, pihak keluarga menyusul ke sawah milik korban yang berada di Dusun Karangreja dekat pintu air irigasi Citandui Timur. Namun hanya ada sepeda motor korban yang terparkir di tepi sawah sedangkan korban tidak ada” tambah Kapolsek dilansir Tribratanews Polda Jateng.

Setelah dilakukan pencarian, sekira pukul 21.30 WIB, warga dapat menemukan korban dalam keadaan tenggelam di dalam Sungai Citandui Timur. Jasad korban ditemukan dalam sungai berkedalaman 3,5 meter dengan kondisi memegang tali timba.

Baca Juga :  Buruh Terdampak Covid-19 Dapat Pelatihan Wirausaha dari Kapolda Jateng

Dari hasil pemeriksaan medis dari dokter Puskesmas Bantarsari menerangkan bahwa tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan. Korban diduga sudah meninggal didalam air sekira 4 Jam sebelum ditemukan.

“Korban meninggal diduga akibat kecelakaan karena terpeleset dari tanggul karena licin saat menimba air irigasi untuk menyiram tanaman palawija,” pungkas Kapolsek. JSnews