loading...
Loading...
Humas UNS

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Unuversitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta bersama Bulog melakukan panen padi perdana di lahan belakang Rumah Sakit (RS) UNS, Pabelan, Jumat (21/6/2019). Panen perdana dilakukan oleh Rektor UNS, Prof Jamal Wiwoho bersama Direktur Utama Bulog Komjen Pol (Purn).Drs Budi Waseso, didampingi Direktur Keuangan Bulog Ir Triyana, MBA, Direktur Pengembangan Bisnis dan Industri Bulog, Imam Wibowo, Pimpinan BNI Pusat, pemimpin BNI wilayah Soloraya, Dekan Fakultas Pertanian UNS, Prof. Dr.Samanhudi, S.P., M.Si serta ketua Ikatan Alumni Fakultas Pertanian UNS, Ir Mugiharjo, MM serta disaksikan sejumlah pejabat kampus UNS dan perwakilan petani dampingan UNS di wilayah Soloraya.

Baca Juga :  Dies Natalis ke-36, Uniba Surakarta Angkat Tema "Entrepreneur for Humanity”

Pada kesempatan ini Fakultas Pertanian UNS melalui peran dari Ikatani melakukan panen perdana padi genjah varietas Trisakti yang panen di umur 75 hari serta padi Logawa Mas umur 110 hari di lahan seluas 2 hektar.

Baca Juga :  Masta PMB UMS 2019, Pengenalan Kampus Bagi Maru Yang Jauh Dari Kekerasan

Dekan Fakultas Pertanian UNS, Prof Dr Samanhudi, S.P., M.Si berharap kegiatan sinergisitas antara petani, perguruan tinggi dan Bulog merupakan hal strategis untuk peningkatan program pertanian khususnya sektor pangan dan peningkatan kesejahteraan petani. “Semoga melalui kegiatan semacam ini UNS bisa semakin berperan dalam mengatasi permasalahan pangan di Indonesia,” ujar Samanhudi.

Sementara itu, Direktur Utama Bulog Komjen Pol (Purn).Drs Budi Waseso menambahkan bahwa padi genjah varietas Trisakti memiliki banyak kelebihan. Diantaranya nasinya pulen, waktu panen pendek dan tahan hama.

Baca Juga :  54 Atlet Kempo Jateng Berlaga di Pomprov Jateng 2019

“Saya berharap kedepan tidak hanya bekerjasama dengan UNS, namun Bulog juga bisa bekerjasama dengan perguruan tinggi lain sehingga menghasilkan produk pertanian dengan kualitas yang bagus,” kata Budi.

Kemudian untuk pembiayaan petani, Bulog menggandeng BNI. “Sehingga kedepan petani tidak lagi terbelenggu dengan tengkulak. Dan saya berharap kesejahteraan petani bisa meningkat,” ujar Budi. Triawati PP

Iklan
Loading...