loading...
Loading...
Foto/Humas Polda

PURBALINGGA, JOGLOSEMARNEWS.COM- Polres Purbalingga mengungkap dua remaja pengedar pil koplo.

Dua tersangka berinisial RVK (17) dan S (20), warga Desa Pekalongan RT 2 RW 11 Kecamatan Bojongsari. Keduanya diamankan karena kedapatan menjual obat terlarang jenis Heximer dan Trihexyphenidyl.

Wakapolres Purbalingga Kompol Sigit Martanto menyampaikan sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan diantaranya 34 butir pil Heximer berwarna kuning, 71 butir Heximer warna kuning dan 9 lempeng obat jenis Trihexyphenidyl.

Baca Juga :  Diajak Jalan-Jalan, Bejat Bapak Tiri di Majenang Nekat Cabuli Putrinya Sendiri Yang Masih SD. Korban Digarap di WC Umum, Sempat Tepergok Istri

Selain itu diamankan juga sejumlah uang tunai hasil penjualan obat terlarang.

Wakapolres menyampaikan penangkapan pelaku bermula dari informasi masyarakat bahwa di depan SD Negeri 1 Pekalongan Kecamatan Bojingsari sering dijadikan tempat untuk transaksi obat terlarang.

Baca Juga :  Kebakaran Hebat di Tambakromo, Dua Rumah Luluhlantak. Ratusan Juta Ludes, Seekor Sapi dan Motor Hangus Terpanggang

“Adanya informasi tersebut, Satresnarkoba Polres Purbalingga kemudian melakukan penyelidikan dan di lokasi tersebut mendapati tersangka RVK yang ditemukan membawa obat terlarang. Dalam pengembangan tersangka S berhasil diamankan kemudian,” kata Wakapolres dilansir Tribratanews Polda Jateng.

Dijelaskan Wakapolres untuk tersangka S dijerat dengan ancaman hukuman sesuai Pasal 196 Jo Pasal 98 ayat (2) dan ayat (3) UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Ancaman hukuman pidana penjara paling lama 10 tahun. Denda maksimal Rp 1 Miliar. Sedangkan tersangka RVK karena masih dibawah umur akan diproses sesuai dengan sistem peradilan anak. JSnews

Baca Juga :  Miris, Dicekoki Miras ABG SMP Lalu  Disetubuhi di Pinggir Lapangan Sepakbola Kalikajar. Polisi Amankan Celana Dalam Pink 

 

Loading...