loading...
Loading...
Ilustrasi PPDB

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM-  PPDB SMP dengan sistem online dan zonasi di Karanganyar, bakal digelar dengan anggaran lebih dari Rp 200 juta.

PPDB yang diundur 1 Juli nanti akan menerapkan zonasi dengan 4 zona.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan mekanisme penganggaran akan dilakukan mendahului anggaran APBD perubahan 2019.

Baca Juga :  Kisah Darto, 30 Tahun Ngojek di Wamena Kini Terpaksa Harus Pulang ke Kampung Halaman Lantaran Jiwanya Terancam dan  Situasi Mencekam 

Untuk membiayai Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sistem online di 51 SMPN yang ada di Kabupaten Karanganyar diperkirakan nilainya lebih dari Rp 200 juta.

“Anggarannya ditanggung APBD perubahan yang dicairkan mendahului penetapan,” lanjut Juliyatmono kepada wartawan.

Juliyatmono menambahkan sistem zonasi itu mengabaikan potensi siswa yang berada di sekitar lingkungan  sekolah. Nantinya akan diatur melalui  surat keputusan bupati, peraturan bupati atau aturan lainnya.

Baca Juga :  Ini Rahasia Jika Ingin Usaha UMKM Bisa Go Nasional dan Internasional! 

“Karena proses ini adalah hak masyarakat untuk cerdas,” imbuhnya.

Ia menjelaskan sistem zonasi PPDB online 2019 di Karanganyar akan terbagi dalam empat zona.

Zona I merupakan warga yang berada di RW di mana sekolah itu berada dan RW yang berbatasan langsung dengan sekolah tersebut.

Baca Juga :  Fakta Mencengangkan Sidak DPRD di Obyek Wisata Tawangmangu Karanganyar. Temukan Pedagang Masih Buang Barang Ini Sembarangan

Zona II untuk wilayah kecamatan di mana sekolah itu berada. Sedangkan untuk zona III lingkup kabupaten dan zona IV berada di luar kabupaten. Wardoyo

Loading...